alexametrics

Istri Hamil Tua, Anak Pimpinan Pesantren Gerayangi Santri

loading...
Istri Hamil Tua, Anak Pimpinan Pesantren Gerayangi Santri
Pelaku pencabulan terjadap tiga santri saat diinterogasi di kantor polisi. SINDOnews/Rasyid
A+ A-
CILEGON - Aksi bejat dilakukan UQ (30) anak pimpinan yayasan di sebuah pondok pesantren (ponpes) yang terletak di Desa Mangkunegara, Kecamatan Bojonegara, Kabupaten Serang. Guru ngaji itu melakukan perbuatan cabul terhadap ketiga santrinya saat sang istri sedang hamil tua.

Perbuatan UQ terbongkar setelah keluarga salah satu korban LF (16) melaporkan peristiwa tak pantas yang diterima anaknya saat mengikuti kegiatan di Ponpes ke Mapolres Cilegon. Setelah dilakukan pengembangan, ternyata perbuatan bejat UQ juga dialami santri lainnya yakni SH (19) dan MM (16).

Kasat Reskrim Polres Cilegon AKP Dadi Permana mengatakan, modus pelaku kepada para korbannya dengan cara meminta dipijatkan di sebuah ruangan khusus rumah pelaku dalam kondisi sepi. Saat berada di dalam, pelaku kemudian memegang alat vital korbannya.



"Dari pengakuan tersangka, dia hanya meraba dan meminta para korbannya untuk meremas bagian alat vital pelaku dengan cara memaksa, tetapi tidak sampai melakukan persetubuhan," kata Dadi kepada wartawan, Rabu (2/8/2017).

Perbuatan pelaku diduga dipicu karena sang istri sedang dalam kondisi hamil tua, sehingga melampiaskan hawa nafsunya kepada para santrinya.

"Korban semuanya tercatat sebagai santri di Ponpes itu, perbuatan pelaku terakhir dilakukan pada tanggal 18 Juli 2017 di rumah pelaku," ujarnya.

Sementara itu, di hadapan petugas pelaku mengakui perbuatannya dan menyesal karena melakukan perbuatan tidak pantas kepada santrinya. "Cuma tiga doang, itu juga cuma saya raba-raba enggak sampai telanjang bulat," kilahnya.

Akibat perbuatannya, UQ dijerat Pasal 81 Undang-undang nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-undang nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman pidana penjara minimal lima tahun dan maksimal lima belas tahun.

Selain itu, UQ juga terpaksa tidak bisa menemani sang istri melahirkan anak pertamanya dan melihat wajah anaknya itu dirumah sakit.
(nag)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak