Daerah Enggan Gelar Tes Massal, Pemprov Jateng Terjunkan Tim

Selasa, 04 Agustus 2020 - 17:19 WIB
loading...
Daerah Enggan Gelar...
Pemprov Jateng terjunkan tim atasi daerah yang enggan gelar tes massal. Foto SINDOnews
A A A
SEMARANG - Sejumlah daerah di Jawa Tengah disebut tidak mau menggelar tes massif untuk mengejar persebaran COVID-19. Pertimbangan citra dinilai menjadi penyebab enggannya daerah tersebut menggelar tes massal kepada masyarakat.

Gubernur Jateng , Ganjar Pranowo tidak hilang akal terhadap masalah itu. Saat ditanya tentang adanya daerah di Jateng yang enggan melakukan tes massal, ia menerangkan telah menerjunkan tim kesehatan dari Provinsi Jateng ke daerah-daerah itu untuk melakukan pengecekan. "Udah kita tes. Kita cek sendiri dari Pemprov. Dan ternyata, itu ada yang positif," ungkap Ganjar ditemui usai memimpin rapat evaluasi penanganan Covid-19 , Senin (3/8/2020).

Menurutnya, pengejaran dengan cara tes massal adalah salah satu cara untuk menurunkan penularan covid-19. Untuk itu, ia selalu meminta Bupati/Wali Kota se Jateng gencar melakukan tes tersebut. (Baca: Ganjar Perintahkan Rapid Test Massal di 35 Kabupaten/Kota)

"Sekali lagi saya ingatkan, jangan takut soal citra. Dan daerah yang sudah mulai menguning atau menuju hijau jangan senang dulu, sekarang penambahan ke merah hampir merata di semua daerah," terangnya.

Dari laporan tim ahli penanganan Covid-19, tingkat persebaran Covid-19 di Jateng hampir merata. Angka reproduksi efektif atau RT pada minggu ke-31 meningkat dibanding minggu ke-30. "Peningkatan ini terjadi terus menerus selama empat minggu terakhir. Artinya apa, ini serius," ucapnya.

Untuk daerah dengan angka reproduksi efektif di atas satu, bertambah enam Kabupaten/Kota dan menjadi 25 Kabupaten/Kota. Dengan hasil itu, maka penambahan hampir terjadi di semua daerah. (Baca: Genjot Tes Massal COVID, Jateng Tingkatkan Kapasitas Tes 4.991 Perhari)

"Kabupaten Jepara tertinggi dan kami pantau terus, termasuk Solo Raya dan eks karesidenan Kedu yang menjadi perhatian kami. Untuk itu, saat ini kami mengoptimalkan koordinator wilayah di enam eks karesidenan untuk membantu menyelesaikan persoalan-persoalan itu," pungkasnya.

Seperti diberitakan, Gubernur Ganjar Pranowo menyebut ada kepala daerah di Jateng yang enggan melakukan tes massal karena khawatir angka positif Covid-19 di daerahnya membengkak. Ia pun eminta semua kepala daerah di Jateng jujur dan tidak takut citra dengan cara terus mengejar kasus positif Covid-19, agar bisa dilakukan penuntasan.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
100 Km Jalan di Jateng...
100 Km Jalan di Jateng Rusak Akibat Banjir dan Tanah Longsor
Update Banjir dan Longsor...
Update Banjir dan Longsor Jateng: 9 Meninggal, 9.324 Mengungsi
16 Warga Meninggal Akibat...
16 Warga Meninggal Akibat DBD, Kabupaten Jepara Berlakukan Tanggap Darurat
6 Penghargaan yang Diterima...
6 Penghargaan yang Diterima Ganjar Pranowo saat Menjadi Gubernur Jawa Tengah
Asyik, Terbang Liburan...
Asyik, Terbang Liburan ke Bali Tidak Pakai Swab PCR dan Antigen
Gelar Halalbihalal,...
Gelar Halalbihalal, 1.243 Personel Polda Jateng Jalani Tes Swab
Waspada Virus Hanta,...
Waspada Virus Hanta, Menkes Budi Minta Screening ke WHO, Siapkan Rapid Test dan PCR
BGN: Alat Rapid Test...
BGN: Alat Rapid Test Cegah Keracunan MBG Sudah Diterapkan di SPPG Polri
Shinta Nana Sudjana...
Shinta Nana Sudjana Ajak Masyarakat Kunjungi Paviliun Jateng di Inacraft 2024
Rekomendasi
Tok! DPR Sahkan RUU...
Tok! DPR Sahkan RUU Polri Jadi UU
Audi Nuvolari Spyder...
Audi Nuvolari Spyder versi Konvertibel Akan segera Diluncurkan
MAKI Temukan Potensi...
MAKI Temukan Potensi Korupsi dalam Kepemilikan SPPG, Sahroni: Kejagung Wajib Usut!
Berita Terkini
Bobby Nasution Dukung...
Bobby Nasution Dukung Kongres HMI ke-33 Digelar di Sumatera Utara
Aksi Pelemparan ke KRL...
Aksi Pelemparan ke KRL Masih Terjadi, KAI Commuter Ingatkan Pelaku Bisa Dipenjara 15 Tahun
Gunung Merapi Luncurkan...
Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 2.000 Meter
Gempa M7,8 Filipina...
Gempa M7,8 Filipina Picu Tsunami di Indonesia, Alarm Zona Megathrust yang Terlupakan
Ada FIFA Matchday Indonesia...
Ada FIFA Matchday Indonesia Vs Mozambik, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan GBK
Yeho Gathering 2026,...
Yeho Gathering 2026, Merayakan 20 Tahun Perjalanan Sekolah
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Menggelar Car Free Day di Rasuna Said
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved