alexametrics

PDIP Buka Pintu Koalisi dengan Parpol Lain untuk Pilgub Jabar

loading...
PDIP Buka Pintu Koalisi dengan Parpol Lain untuk Pilgub Jabar
Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto diwawancarai seusai pembukaan Rakerda DPD PDIP Jabar di Hotel Horison, Jalan Pelajar Pejuang, Sabtu (22/7/2017). Foto/SINDOnews/Agus Warsudi
A+ A-
BANDUNG - Meskipun Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Jawa Barat (Jabar) bisa mengusung pasangan calon di Pilgub Jabar 2018, partai berlambang banteng moncong putih itu membuka diri untuk berkoalisi dengan partai politik lain.

Komunikasi intensif telah dilakukan dengan beberapa parpol membahas Jabar ke depan, seperti Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Golkar. Namun, koalisi ini tidak seragam di setiap daerah karena masing-masing daerah memiliki keunikan dan kesejarahan berbeda.

Berdasarkan pengalaman Pilkada Serentak 2015 dan 2017, kerja sama di daerah yang banyak membawa kemenangan adalah bersama PAN, NasDem, Golkar, dan Demokrat.



“Kami melihat kerja sama antarpartai politik sangat penting. Apalagi Jabar begitu besar, beragam, penduduknya sangat banyak, dan luas. Tantangannya tidak ringan, termasuk tantangan dari aspek-aspek ideologi. Karena itu, kami memerlukan kerja sama dari partai politik lain. Proses komunikasi sedang dijalankan,” kata Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto seusai pembukaan Rakerda DPD PDIP Jabar di Hotel Horison, Jalan Pelajar Pejuang, Kota Bandung, Sabtu (22/7/2017).

Dia mengatakan, dalam berkoalisi, DPP menerima masukan dari daerah. Perintah peraturan partai, DPD PDIP bertanggung jawab melakukan komunikasi politik dengan partai-partai lain yang berdasarkan pemetaan diperlukan untuk memenangkan calon. Kemudian, DPP memberikan persetujuan atas kerja sama yang dilakukan.

“Jadi seluruh usulan itu datang dari bawah, karena yang memahami dinamika di daerah, peta kekuatan, dan konfigurasinya itu daerah. Sementara DPP hanya mengesahkan dan memberikan penguatan-penguatan,” ujar dia.
(mcm)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak