Ganjar Pranowo Calon Presiden 2024 Menyoroti Biaya Retribusi Pedagang di Sejumlah Pasar Jakarta

Rabu, 11 Oktober 2023 - 06:55 WIB
loading...
Ganjar Pranowo Calon...
Calon Presiden 2024 Ganjar Pranowo saat blusukan ke Pasar Bahari, Warakas, Jakarta Utara, Sabtu (24/6/2023). Foto/Dok MPI
A A A
JAKARTA - Ganjar Pranowo Calon Presiden 2024 pada Juni 2023 lalu mengunjungi sejumlah pasar di Jakarta. Pada kunjungannya ke Pasar Anyar Bahari, ia menyoroti banyak pedagang yang mengeluhkan retribusi pasar yang dinilai cukup tinggi.

Kepada Ganjar, salah satu pedagang mengeluhkan betapa sepinya kini Pasar Anyar Bahari. Pedagang tersebut menyebutkan para pelanggan pasar kini beralih ke platform online. Penjualan pun sepi. Dampaknya, para pedagang merasa berat dengan retribusi yang ada pada saat itu.

Biaya retribusi memang seharusnya dapat disesuaikan dengan melihat kondisi pasar masing-masing di Jakarta. Dengan situasi pelanggan yang mungkin cenderung beralih ke digital, biaya retribusi semestinya dapat mempertimbangkan faktor ini agar tidak memberatkan para pedagang yang ada.

Melihat hal tersebut, pada saat yang bersamaan dengan para pedagang pasar di Pasar Anyar Bahari, Ganjar Pranowo Calon Presiden 2024 yang memang memiliki koneksi dengan Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi langsung menelponnya. Namun, karena Heru sedang fokus menghadiri acara lain di Sabtu tersebut, Ganjar menelepon Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Joko Agus Setyono.

Ganjar Pranowo Calon Presiden 2024 memanfaatkan kesempatan yang ada untuk menyampaikan aspirasi para pedagang di Pasar Anyar tersebut. Joko Agus langsung mengiyakan aspirasi para pedagang yang disampaikan melalui ayah dari Alam Ganjar tersebut.

Pentingnya Penyesuaian Retribusi Sesuai Kondisi di Masyarakat

Ganjar Pranowo Calon Presiden 2024 pernah menghadapi situasi serupa di masa lalu semasa ia menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah selama dua periode dan telah menunjukkan kebijakan yang bijaksana dalam mengarahkan para kepala daerah di berbagai kabupaten dan kota di Jawa Tengah untuk memberikan keringanan retribusi kepada masyarakat.

Tindakan ini terjadi ketika pandemi Covid-19 melanda dan Ganjar dengan penuh pemahaman menyadari bahwa masyarakat sedang menghadapi kesulitan finansial akibat pembatasan dan penyesuaian yang diberlakukan oleh pemerintah dalam upaya mengendalikan penyebaran virus.

"Hitunglah kekuatan masing-masing, hitunglah kondisi masyarakat, peganglah data yang ada, berikan stimulus, berikan keringanan karena itu akan membantu masyarakat saat pandemi Covid-19,” kata Ganjar, 13 April 2020.

Kecermatan pemerintah dalam memahami situasi di masyarakat merupakan hal yang sangat penting. Penyesuaian retribusi saat diperlukan oleh masyarakat adalah tindakan yang tepat. Oleh karena itu, pemerintah seharusnya selalu sigap dan tetap terupdate dengan kondisi tersebut.

Dalam konteks Calon Presiden 2024, pengalaman dan komitmen Ganjar Pranowo yang telah teruji dalam menghadapi tantangan berat seperti pandemi Covid-19 dapat menjadi aset yang berharga. Jika terpilih sebagai presiden nanti, ia memiliki rekam jejak yang kuat dalam merespons kebutuhan masyarakat dalam situasi darurat dan kompleks.

Dengan demikian, Ganjar Pranowo Calon Presiden 2024 merupakan seorang pemimpin yang akan melanjutkan kebijakan-kebijakan yang peduli terhadap rakyat dan memiliki kemampuan untuk menavigasi tantangan-tantangan yang mungkin muncul di masa depan seperti yang terjadi di Jawa Tengah atau di pasar-pasar di Jakarta.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MNC University Gelar...
MNC University Gelar Seminar The Future of Jakarta: JAKI Smart City Innovation & Digital Public Service, Kupas Inovasi Layanan Publik Digital
Mencicipi Lima Abad...
Mencicipi Lima Abad Jakarta dari Meja Makan, Warisan Kuliner Peranakan di Kota Tua
Menembus Lima Abad Sejarah...
Menembus Lima Abad Sejarah Jakarta dari Kamar House of Tugu di Kota Tua
Rekomendasi
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Minat Gen Z Meningkat,...
Minat Gen Z Meningkat, Diaspora RI Hadirkan Ruang Belajar tentang Jepang
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan...
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan Trump Bertambah Rp25 Triliun
Berita Terkini
Suasana Jelang Sidang...
Suasana Jelang Sidang Perdana Dokter Tifa, TNI-Polri dan Rantis Brimob Bersiaga di PN Jaktim
Polda Metro Jaya: Korban...
Polda Metro Jaya: Korban Penipuan Hanania Travel Capai 1.430 Orang
PN Jaktim Tutup Area...
PN Jaktim Tutup Area Parkir Jelang Sidang Perdana Dokter Tifa Besok
TMII: Temuan Benda di...
TMII: Temuan Benda di Anjungan Sumbar Bukan Bom Tapi Mortir Peninggalan Lama
HUT ke-80 Bhayangkara,...
HUT ke-80 Bhayangkara, Kapolri Bedah Rumah Guru Ngaji Tak Layak Huni di Palembang
Perkuat Kerja Sama Perbatasan...
Perkuat Kerja Sama Perbatasan RI-Malaysia, Ditjen Bina Adwil Kenalkan Bridge System
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved