Belasan Warga Garut dan Tasikmalaya Keracunan Jebred, 2 Meninggal

Selasa, 10 Oktober 2023 - 13:51 WIB
loading...
Belasan Warga Garut...
Belasan warga keracunan dan dua orang meninggal dunia usai mengonsumsi jebred di Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut. Foto/MPI/Fani Ferdiansyah
A A A
GARUT - Belasan warga keracunan usai mengonsumsi jebred di Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut. Akibat keracunan karena makanan jenis sate dari kulit sapi atau domba itu menyebabkan dua orang meninggal dunia dan belasan lainnya dirawat.

Camat Cilawu Anas Aolia Malik mengatakan, informasi mengenai keracunan jebred diterima pihaknya pada Senin (9/10/2023) malam dari laporan IGD Puskesmas Cilawu dipenuhi pasien keracunan.

Setelah dilakukan pengecekan, rupanya IGD instalasi medis di wilayah kecamatannya memang dipenuhi warga yang menderita keracunan. “Ternyata betul banyak warga yang dirawat usai komsumsi jebred,” kata Anas, Selasa (10/10/2023).

Baca Juga: 55 Siswa Yayasan Marsudirini Bogor Keracunan Makanan

Menurut dia, warga yang dirawat di IGD Puskesmas Cilawu bukan hanya warga Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut, melainkan ada juga dari Kabupaten Tasikmalaya. Bahkan, warga Tasikmalaya mendominasi jumlah warga yang dirawat akibat keracunan jebred.

“Kebanyakan dari Tasik (Sukamaju dan Sirnagalih). Memang letak geografis, posisi rumah mereka lebih dekat ke Cilawu sehingga kemudian dibawa ke Puskesmas Cilawu karena lebih dekat. Untuk warga Cilawunya yang dirawat ada tiga orang, 10 lainnya asal Tasik,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, selain di Puskesmas Cilawu, empat warga yang mengalami keracunan lainnya dirawat di Klinik Cihideung. Berdasarkan data yang ia himpun, jumlah warga yang diduga mengalami keracunan akibat mengonsumsi jebred tercatat sebanyak 17 orang.

Baca Juga: Santap Bersama Dihajatan, Ratusan Warga Babat Keracunan Makanan

”Dari 17 orang ini ada dua orang warga yang meninggal dunia. Dua orang yang meninggal saat dalam perjalanan karena dirujuk ke RSUD dr Slamet Garut. Salah satunya adalah seorang wanita asal Tasikmalaya,” katanya.

Sementara seorang warga Garut yang meninggal, sambungnya, sempat menjalani perawatan di Klinik Cihideung. Anas mengakui jika warga Garut yang meninggal ini diduga juga memiliki penyakit penyerta lain.



Dari pemeriksaan yang dilakukan, keracunan akibat memakan jebred diperoleh dari informasi para korban. Anas menjelaskan, warga yang dirawat karena diduga keracunanmengaku rata-rata mengonsumsi jebred pada Minggu 8 Oktober 2023.

Dari informasi yang dihimpun, pengolah sate jebred yang diduga menjadi penyebab keracunan massal telah diamankan aparat kepolisian. Sementara sampel sate jebred telah dikirim ke laboratorium forensik untuk diperiksa.
(ams)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
FGD Sespimma Polri Angkatan...
FGD Sespimma Polri Angkatan ke-75, Perkuat Community Policing Atasi Geng Motor di Garut
Perkembangan Kasus Keracunan...
Perkembangan Kasus Keracunan Makanan di Jaktim, Sebagian Besar Siswa Dipulangkan dari Rumah Sakit
Arus Keluar dan Masuk...
Arus Keluar dan Masuk Tasikmalaya via Lingkar Gentong Macet, Polisi Rekayasa Lalin
Arus Balik H+1 hingga...
Arus Balik H+1 hingga H+7, 101.189 Kendaraan Tinggalkan Tasikmalaya via Lingkar Gentong
11.776 Kendaraan Tinggalkan...
11.776 Kendaraan Tinggalkan Tasikmalaya via Lingkar Gentong pada H+7 Petang, Didominasi Pemotor
H+5 Lebaran, Arus Balik...
H+5 Lebaran, Arus Balik di Lingkar Gentong Ramai Lancar
Tips Sate Sehat Anti...
Tips Sate Sehat Anti Kanker ala Menkes, Cocok untuk Olahan Daging Kurban
12 Kelas Balap Meriahkan...
12 Kelas Balap Meriahkan Astra Honda Dream Cup 2026 di Tasikmalaya
PLN Salurkan Alat Deteksi...
PLN Salurkan Alat Deteksi Dini Risiko Kehamilan untuk Layanan Masyarakat di Garut
Rekomendasi
Hotman Paris Ungkap...
Hotman Paris Ungkap Syarat Ruben Onsu Bisa Rebut Hak Asuh Anak dari Sarwendah
Momen Terakhir Wanita...
Momen Terakhir Wanita Tewas dalam Bungee Jumping 39 Meter: 'Bernapas Terengah-engah'
Miris, Lagu Kebangsaan...
Miris, Lagu Kebangsaan Iran Dicemooh di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
BMKG Pantau Potensi...
BMKG Pantau Potensi Likuefaksi usai Gempa Besar M6,7 di Palu Sulteng
Gempa M6,7 di Palu Sulteng...
Gempa M6,7 di Palu Sulteng Akibat Aktivitas Sesar Sausu, bukan Palu-Koro yang Legendaris
Beri Layanan Kesehatan...
Beri Layanan Kesehatan Korban Banjir Aceh, USK Inisiasi Program Pengabdian Masyarakat
Kisah Mas Rushh Bangun...
Kisah Mas Rushh Bangun Personal Branding lewat Konten Keluarga
Sejumlah Bangunan Rusak...
Sejumlah Bangunan Rusak Akibat Gempa M 6,7 Palu
BMKG: 9 Gempa Susulan...
BMKG: 9 Gempa Susulan Terjadi Pascagempa M6,7 di Palu
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved