alexa snippet

Hadiri Rakernas Apeksi, 98 Wali Kota Berkumpul di Kota Malang

Hadiri Rakernas Apeksi, 98 Wali Kota Berkumpul di Kota Malang
Kendaraan melintas di depan Balai Kota Malang, beberapa waktu lalu. Sebanyak 98 wali kota se-Indonesia hadir di Kota Malang mengikuti Rakernas Apeksi, Selasa 18 Juli 2017 hingga Kamis 20 Juli 2017. Foto/Yuswantoro
A+ A-
MALANG - Sebanyak 98 wali kota se-Indonesia hadir di Kota Malang. Mereka berada di kota wisata, kota pendidikan, dan kota industri ini untuk mengikuti Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi), Selasa 18 Juli 2017 hingga Kamis 20 Juli 2017. Rakernas Apeksi digelar dua tahun sekali dan ini pertama kalinya Kota Malang menjadi tuan rumah.

Wali Kota Malang, M Anton menyatakan, pelaksanaan Apeksi ini merupakan kebanggaan bagi seluruh warga karena mampu mengukir sejarah sebagai tempat berkumpulnya para wali kota di seluruh Indonesia. “Kita dipilih sebagai tuan rumah dari hasil Muasyawarah Nasional (Munas) Apeksi di Jambi dua tahun lalu,” katanya.

Kota Malang dipilih sebagai tuan rumah Rakernas Apeksi tahun ini karena mampu memenuhi seluruh kriteria yang dipersyaratkan. Kriteria itu antara lain karena kotanya sudah memadai dengan berbagai fasilitas penunjang kegiatan.

Malang selama ini selalu menjadi kota tujuan bagi para pelajar di seluruh penjuru Indonesia. “Kita sudah biasa menjadi tuan rumah yang baik bagi warga dari berbagai penjuru Indonesia,” ujarnya.

Dalam rakernas ini nantinya akan dibahas berbagai persoalan di daerah. Nantinya hasil rakernas diusulkan dan menjadi solusi dalam mendukung percepatan pembangunan di Tanah Air. Termasuk pembahasan percepatan pembangunan infrastruktur dan sumber daya manusia sesuai program pemerintah pusat.

Kepala Bagian Humas Pemkot Malang, Nurwidiyanto mengatakan, ada sekitar 5.000 peserta rombongan yang turut hadir bersama 98 wali kota se-Indonesia. Tingginya tingkat kunjungan bersamaan digelarnya Rakernas Apeksi ini akan membawa dampak positif bagi Kota Malang.

“Kehadiran banyak tamu ini akan membuat usaha ekonomi masyarakat berputar. Baik di bidang jasa hotel, warung dan restoran, hingga pusat oleh-oleh khas Kota Malang,” katanya.

Dampak besar lainnya adalah, para tamu akan pulang ke daerahnya masing-masing dengan membawa cerita baik tentang kota wisata ini. Cerita baik tersebut sudah pasti akan menjadi media promosi bagi kota ini.

Beberapa rangkaian kegiatan yang digelar selama Rakernas Apeksi, antara lain gala dinner yang digelar Selasa 18 Juli 2017 malam di Alun-alun Tugu Kota Malang. Dilanjutkan dengan pembukaan Rakernas Apeksi pada Rabu (19/7/2017) pagi.

Setelah acara pembukaan, digelar rangkaian pawai kebudayaan di sepanjang Jalan Ijen. Selanjutnya pembukaan pameran produk unggulan dari berbagai daerah di Indonesia di depan Stadion Gajayana Malang.

Dalam Rakernas Apeksi juga akan digelar peresmian Kampung Glentung Go Green sebagai kampung konservasi air. “Ini merupakan salah satu bagian dari keterlibatan Haktif masyarakat dalam membangun kota melalui berbagai daya kreativitas dan inovasinya,” ujarnya. (adv)



(poe)
loading gif
Top