alexa snippet

25 Penumpang Kapal Penyeberangan Tenggelam, Satu Tewas

25 Penumpang Kapal Penyeberangan Tenggelam, Satu Tewas
Kapal penyeberangan yang tenggelam. Satu penumpang akhirnya meninggal. Foto/M Rofik
A+ A-
TELUK BINTAN - Kapal penyeberangan dari Pulau Pengujan (Kampung Selat Bintan Satu) menuju Kampung Selat Bintan Dua tenggelam di Sungai Selat Bintan, Desa Pengujan, Kecamatan Teluk Bintan, Kepulauan Riau, Sabtu (15/7/2017) pukul 17.15 WIB.

Dari 25 penumpang kapal penyeberangan milik BUMDes Pengujan tersebut, salah satu di antaranya akhirnya meninggal, yakni Mahani (38). Korban diketahui sebagai istri kepala desa Pengujan. Sementara tiga penumpang lainnya mengalami luka ringan dan masih dirawat di RSUD Kepri Tanjunguban di Simpang Busung.

Menurut informasi, kapal yang membawa rombongan untuk menghadiri pesta pernikahan itu tenggelam setelah mengalami kebocoran. Para penumpang langsung melompat keluar dari pokcai untuk menyelamatkan diri.

Dari seluruh penumpang yang bisa diselamatkan, satu korban, Mahani yang dalam kondisi lemas harus dilarikan ke RSUD Tanjunguban bersama tiga korban lainnya. Mahani akhirnya meninggal dunia di rumah sakit.

Salah seorang warga, Boy, mengatakan, kapal yang juga disebut pokcai itu diduga akibat kelebihan muatan. Sore itu, warga ramai menghadiri pesta pernikahan di rumah Muhajir, warga Kampung Selat Bintan Dua.

Warga lainnya, Tri Yulianto, membenarkan korban yang meninggal adalah istri Zulfitri, Kepala Desa Pengujan yang juga naik kapal itu bersama anaknya. “Pak Kades dan anaknya selamat,” kata Tri.

Kasat Reskim Polres Bintan AKP Adi Kuasa Tarigan mengatakan, ia bersama anggota dan warga masih melakukan evakuasi kepada para korban.

Berdasarkan pantauan, hingga pukul 20.30 WIB, sebanyak enam sepeda motor dan satu unit mobil Avanza BP 1212 DW sudah bisa dievakuasi. Evakuasi dilakukan warga setempat bersama anggota Polsek Teluk Bintan dan Polres Bintan.
(mcm)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top