alexametrics

Isak Tangis Sambut 4 Jenazah Korban Kapal Tenggelam

loading...
Isak Tangis Sambut 4 Jenazah Korban Kapal Tenggelam
Empat korban kapal rombongan yang tenggelam di perairan Pulau Samatellu, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, akhirnya ditemukan. Ilustrasi/SINDOnews
A+ A-
PANGKEP - Setelah empat hari pencarian, empat korban kapal motor yang tenggelam di perairan Pulau Samatellu, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, akhirnya berhasil ditemukan, Sabtu (8/7/2017) siang. Tim SAR gabungan dibantu nelayan sekitar menemukan keempat korban dalam kondisi tidak bernyawa sekitar 9,9 mil dari bibir pantai.

Keempat jenazah korban ini masing-masing bernama Muliansar, Haikal, Abdul Rahman, dan Hamka. Jenazah ditemukan sudah mengembang dan ditemukan saling berjauhan satu dengan yang lainnya. Dengan menggunakan perahu karet milik Tim SAR gabungan, keempat jenazah ini langsung dibawa ke Pelabuhan Macci Baji, Kecamatan Labbakkang, Kabupaten Pengkep, Sulawesi Selatan.

Kedatangan jenazah korban di Dermaga Macci Baji diwarnai isak tangis keluarga. Tim SAR gabungan lalu mengangkat keempat jenazah tersebut dari perahu karet ke mobil ambulans.



Sebelumnya, Rabu 5 Juli 2017 sore lalu, kapal motor yang ditumpangi puluhan rombongan pengantin yang bertolak dari Pulau Salebbo menuju ke Dermaga Maccini Baji. Namun naasnya, kapal motor yang mengangkut 22 penumpang itu langsung tenggelam setelah dihantam ombak besar di perairan Pulau Samatellu, Kecamatan Liukang Tupabiring Utara, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. Akibatnya lima orang tewas dan 13 penumpang lainnya selamat, dan empat dinyatakan hilang.

Kepala Basarnas Makassar, Amiruddin mengatakan, setelah dilakukan evakuasi terhadap empat jenazah korban kapal tenggelam yang ditemukan di beberapa titik berbeda, para korban ini langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Pangkep. “Jenazah akan diidentifikasi oleh Tim DVI Polda Sulawesi Selatan,” tuturnya.
(mcm)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak