alexametrics

Paramotor Dikerahkan Cari 4 Korban Kapal Tenggelam

loading...
Paramotor Dikerahkan Cari 4 Korban Kapal Tenggelam
Hingga Jumat (7/7/2017), pencarian empat korban tenggelam kapal rombongan pengantin di Perairan Samatellu, Kecamatan Liukang Tupabbiring Utara, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, terus dilakukan. Ilustrasi/SINDOnews
A+ A-
PANGKEP - Upaya pencarian empat korban tenggelam kapal rombongan pengantin di Perairan Samatellu, Kecamatan Liukang Tupabbiring Utara, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, terus dilakukan, Jumat (7/7/2017). Untuk mempermudah pencarian korban di hari ketiga ini, Tim SAR gabungan mengerahkan empat unit paramotor dari TNI Angkatan Udara Lanud Hasanuddin. Tim paramotor terbang sejak pagi hingga sore ini.

Proses penerbangan paramotor yang juga digunakan untuk olah raga kedirgantaraan ini tak pelak menjadi pusat perhatian warga setempat. Bahkan, banyak mengabadikan momen ini melalui kamera telepon seluler (ponsel) mereka.

Paramotor yang mampu terbang satu sampai dua jam ini juga akan melakukan pemantauan di sekitar lokasi kejadian yang berjarak sekitar 10 mil dari dermaga. Hanya saja, alat terbang rendah ini sangat tergantung dengan kondisi angin dan cuaca. Jika cuaca bagus, paramotor akan terbang dua kali dalam sehari untuk melakukan pencarian.

Koordinator pencarian, Mayor Tek Suparti menuturkan, Tim SAR Gabungan masih akan fokus melakukan pencarian di sekitar lokasi tenggelamnya kapal nahas tersebut, hingga radius 80 mil. Kondisi cuaca yang sejak kemarin cukup baik, diharapkan mempermudah proses pencarian. Bahkan, dua kapal besar milik Basarnas dan TNI Angkatan Laut juga masih ikut melakukan pencarian bersama puluhan kapal.

Berdasarkan data sementara, korban tewas berjumlah enam orang, korban selamat 12 dan empat orang masih hilang. Empat orang korban yang masih dalam pencarian, yakni Haekal (9), Mulyansar (19), Hamka, Abdul Rahman.

(mcm)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak