Bocah Bekasi Diduga Korban Malapraktik, Perindo Minta Evaluasi dan Pengawasan Rumah Sakit

Kamis, 05 Oktober 2023 - 18:07 WIB
loading...
Bocah Bekasi Diduga...
Juru Bicara Nasional DPP Partai Perindo Ike Julies Tiati atau Ike Suharjo mendorong pihak kepolisian mengusut tuntas kasus rumah sakit di Bekasi yang diduga melakukan malapraktik kepada bocah berusia 7 tahun. Foto: Dok MPI
A A A
JAKARTA - Bocah berusia 7 tahun di Bekasi meninggal dunia setelah mengalami koma akibat mati batang otak. Kondisi fatal yang dialami A diduga usai menjalani operasi pengangkatan amandel di salah satu rumah sakit wilayah Bekasi.

Terkait ini, Juru Bicara Nasional DPP Partai Perindo Ike Julies Tiati atau Ike Suharjo mendorong pihak kepolisian mengusut tuntas kasus rumah sakit di Bekasi yang diduga melakukan malapraktik kepada bocah berusia 7 tahun.

"Pihak rumah sakit, dokter, hingga nakes yang terlibat harus diperiksa. Jika terbukti benar telah terjadi malapraktik, maka rumah sakit dan nakes yang terlibat harus mendapat sanksi dan hukuman berat," ujarnya, Kamis (5/10/2023).

Baca juga: Polisi Usut Dugaan Malapraktik Kematian Bocah Bekasi yang Didiagnosis Mati Batang Otak

Ike yang juga Bacaleg DPR Dapil Sumatera Selatan II dari Partai Perindo meminta dinas terkait melakukan evaluasi dan pengawasan rumah sakit baik milik pemerintah maupun swasta untuk memastikan kasus serupa tidak terjadi lagi di kemudian hari.

"Kasus malapraktik tidak boleh terjadi lagi kepada pasien mana pun di masa mendatang. Karena itu, rumah sakit harus memberikan pelayanan profesional dan maksimal terhadap seluruh pasien," katanya.

Ike mendukung upaya keluarga korban melaporkan rumah sakit akibat dugaan malapraktik yang terjadi. Jika rumah sakit mengajukan upaya damai kepada keluarga korban, Partai Perindo berharap keluarga korban menolak ajakan damai tersebut.

"Kasus ini harus diusut hingga tuntas sehingga semua yang terlibat harus mendapatkan sanksi dan hukuman berat. Tindakan malapraktik ini seperti bermain-main dengan nyawa seseorang," ujar Ike.

Berdasarkan data yang terdapat pada lamann Unissula Repository, sejak tahun 2006 hingga 2015 terdapat 317 kasus malapraktik. Kasus-kasus malapraktik biasanya dilakukan oleh dokter umum, dokter bedah, dokter kandungan, hingga dokter spesialis anak.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
Kronologi Haji Bolot...
Kronologi Haji Bolot Dilarikan ke RS karena Serangan Jantung, Bermula dari Sesak Napas
Prabowo Resmikan RSUD...
Prabowo Resmikan RSUD KH Muhammad Thohir Krui, Komitmen Ingin Memodernisasi RS dalam 3 Tahun
Rekomendasi
Daftar Wakil Indonesia...
Daftar Wakil Indonesia yang Lolos ke BWF World Championships 2026
Audisi Miss Indonesia...
Audisi Miss Indonesia 2026 Yogyakarta Hari Kedua Diserbu Talenta Muda Berprestasi
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
Berita Terkini
10 Ruas Jalan di Jakarta...
10 Ruas Jalan di Jakarta Ditutup saat Presiden Jerman Melintas Besok Pagi
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
Jakarta Fair 2026, Dishub...
Jakarta Fair 2026, Dishub DKI Jakarta Siapkan 6 Kantong Parkir
Dorong Pengembangan...
Dorong Pengembangan Sport Tourism, PPK Kemayoran Gelar Turnamen Padel
Bangun MIN 5 Pidie Jaya...
Bangun MIN 5 Pidie Jaya yang Hanyut Akibat Banjir, Kemenag Alokasikan Rp12 Miliar
Perikhsa Riders Touring...
Perikhsa Riders Touring Perdana Malang-Bali, Bamsoet Tekankan Disiplin dan Persatuan
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved