alexametrics

Harimau Berkeliaran, Warga Padangsidimpuan Takut Ke Kebun

loading...
Harimau Berkeliaran, Warga Padangsidimpuan Takut Ke Kebun
Petugas dari WANSEB memeriksa jejak harimau yang berkeliaran di Kelurahan Batunadua Jae, Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua, Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara (Sumut).Foto/SINDonews/Zia Ulhaq
A+ A-
PADANGSIDIMPUAN - Warga di Kelurahan Batunadua Jae, Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua, Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara (Sumut), takut untuk pergi ke kebun. Alasannya, sejumlah warga melihat sosok dan jejak harimau berkeliaran di dalam kebun.

Harimau dan jejaknya itu dilihat warga sejak Kamis, 29 Juni 2017, di kebun milik Fahri Siregar (42).”Ketika sampai di kebun, tiba-tiba saya melihat jejak yang aneh dan setelah dipastikan, ternyata jejak harimau,” kata Fahri kepada SINDOnews ketika ditemui di rumahnya, Jumat (30/6/2017).

Selanjutnya, laki-laki tiga orang anak itu mendengar suara harimau berasal dari dalam hutan tidak jauh dari kebun. Penasaran dengan suara itu, Fahri lalu menunggu suara tersebut lebih dekat lagi.



”Selang beberapa menit setelah terdengar suara, harimau itu langsung melintas dari depan kebun saya,” tuturnya. Melihat kejadian tersebut, Fahri langsung lari ke perkampungan dan memberitahu kepada warga.

Direktur WANSEB Barkah Hadamean Harahap mengatakan, jarak jejak langkah harimau yang ditemukan di kebun warga tersebut dengan panjang jejak kaki 9 cm dan lebar 8 cm. Sedangkan panjang langkah jejak 84 cm.

Diduga, kemunculan harimau tersebut masih terbilang baru, karena jejaknya masih terlihat kasar. Dia mendesak agar pemerintah agar segera segera ditindaklanjuti oleh pihak yang berwenang mengingat Batunadua Jae wilayah pemukiman masayarakat Kota Padangsidimpuan dan juga merupakan daerah perkebunan milik warga.
(whb)
preload video
loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak