KPAI: Satu dari Tiga Peserta Didik Berpotensi Mengalami Perundungan

Sabtu, 30 September 2023 - 16:11 WIB
loading...
KPAI: Satu dari Tiga...
Wakil Ketua KPAI Jasra Putra mengatakan, satu dari tiga peserta didik berpotensi mengalami perundungan. Foto/MPI
A A A
JAKARTA - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mencatat data dari Januari hingga Juni 2023, terdapat 1.662 kasus pelanggaran hak anak. Sementara di kluster pendidik KPAI menerima laporan 101 kasus.

Wakil Ketua KPAI Jasra Putra mengatakan, terdapat banyak kasus yang tidak dilaporkan kepada pihaknya soal pelanggaran hak anak. Dia mengaku untuk data terkait hak anak lebih lengkap dimiliki oleh Kemendikbudristek.

Jasra mengatakan, saat Kemendikbudristek mengganti ujian nasional, terdapat assessment nasional 2022 yang diikuti oleh 6 juta siswa, dari tingkat SD, SMP, dan SMA. Hasilnya siswa sangat rawan terkena perundungan di sekolah.

"Menurut assessment nasional itu Kemendikbudristek merilis bahwa 36,31% peserta didik, atau satu dari tiga peserta peserta didik berpotensi mengalami perundungan," ucap Jasra di Polemik Trijaya, Sabtu (30/9/2023).

Baca juga: KPAI Kecam Prostitusi Anak Berkedok Rekrutmen ART di Tambora

Jasra menganggap satuan pendidikan di Indonesia sudah sangat darurat. Hal tersebut tentu membuat khawatir peserta didik untuk mendapatkan pendidikan secara nyaman. "Selanjutnya 26,9% atau satu dari empat peserta didik berpotensi mengalami hukum fisik, kemudian 35,51% peserta didik atau satu dari tiga berpotensi mengalami kekerasan seksual," katanya.

Dirinya menyambut bahagia dikeluarkan Peraturan Menteri Pendidikan dan kebudayaan (Permensikbud) Nomor 46 Tahun 2023, soal pencegahan atau penanganan kekerasan seksual di Sekolah. Hal itu bermanfaat bagi peserta didik agar nyaman selama berada di lingkungan sekolah.

"Soal Permendikbud yang baru di revisi itu, Nomor 82 Tahun 2015 ke Nomor 46 Tahun 2023 saya kira ada kemajuan di sana soal mempertegas jenis-jenis kekerasan itu ada enam jenis dan variannya," katanya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jangan Libatkan Anak...
Jangan Libatkan Anak dalam Konflik Perceraian, Ini Pesan Buya Yahya untuk Orang Tua
Nadiem Berharap Divonis...
Nadiem Berharap Divonis Bebas Murni di Kasus Chromebook
Respons Pleidoi Nadiem,...
Respons Pleidoi Nadiem, Jaksa: Tidak Berdasarkan Fakta Persidangan
Rekomendasi
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
MNC University Perkuat...
MNC University Perkuat Kolaborasi dengan Sekolah Mitra melalui Pra-Rapat Kerja Tahun Ajaran 2026/2027
Malam Ini Roy Suryo...
Malam Ini Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya, Besok Dilimpahkan ke Jaksa
Berita Terkini
Saleh Husin, Retno Marsudi,...
Saleh Husin, Retno Marsudi, Triawan Munaf, Tantowi Yahya, hingga Mari Pangestu Latihan Menuju UI Green Marathon
Creavibe Fest 2026:...
Creavibe Fest 2026: Mahasiswa Desain Produk UMB Tampilkan Karya Fesyen Berkelanjutan
Festival Anak Pancasila...
Festival Anak Pancasila 2026 Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda
Pramono Bangun Pedestrian...
Pramono Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas untuk Tingkatkan Konektivitas
Kadishub DKI Sangkal...
Kadishub DKI Sangkal Anak Buahnya Minta Duit Rp250 Ribu ke Ojol yang Motornya Diangkut
Gempa Magnitudo 4,1...
Gempa Magnitudo 4,1 Kembali Guncang Sigi, BMKG Catat 1.163 Gempa Susulan Pascagempa M6,7
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved