RS Polri: Putra Pamen TNI AU yang Tewas Terbakar Miliki Luka Sedalam 6,5 Cm
Kamis, 28 September 2023 - 08:54 WIB
loading...
Rumah Sakit Polri Kramat Jati menyampaikan temuan luka bacokan dari putra Pamen TNI AU, CHR (16) yang tewas mengenaskan di Pos Spion Lanud Halim Perdanakusuma pada Minggu 25 September 2023. Foto/ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Rumah Sakit Polri Kramat Jati menyampaikan temuan luka bacokan dari putra Perwira Menengah TNI Angkatan Udara, CHR (16) yang tewas mengenaskan di Pos Spion Lanud Halim Perdanakusuma pada Minggu 25 September 2023. RS Polri menyampaikan terdapat enam luka bacokan dengan diameter terdalam salah satunya yakni 6,5 centimeter.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Polri, Brigjen Pol Hariyanto yang mengatakan CHR mengalami luka tusukan di bagian dada sehingga mengakibatkan tewas karena kehabisan darah.
Baca juga: Belum Periksa Orang Tua Pemuda Tewas Terbakar di Lanud Halim, Polisi: Masih Syok dan Histeris
"Jadi dari enam luka bacokan yang didapati di jasad CHR, yang terdalam itu sedalam 6,5 Centimeter, diameter lukanya selebar 2 sammpai 3 centimeter," ujar Hariyanto kepada wartawan, Kamis (28/9/2023).
Hariyanto menuturkan luka bacok yang diduga melalui penusukan sehingga CHR mengalami pendarahan dinilai menjadi faktor utama penyebab kematian. Ia mengatakan hal tersebut karena meskipun terbakar, CHR diduga masih hidup berdasarkan temuan jelaga di jalur pernapasannya.
"Jadi saat terbakar itu, dia masih hidup. Jadi kalau dilihat itu organ tubuhnya pucat sehingga sangat mungkin bahwa luka tusuknya itu yang menyebabkan kematian. Karena ditemukan banyak kumpulan darah yang cukup banyak di rongga perut," jelas Hariyanto.
Sekadar informasi, jasad pemuda CHR (16) yang merupakan anak Perwira Menengah (Pamen) TNI AU yang ditemukan di temukan di Lanud Halim Perdanakusuma ada enam luka tusukan benda tajam.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Polri, Brigjen Pol Hariyanto yang mengatakan CHR mengalami luka tusukan di bagian dada sehingga mengakibatkan tewas karena kehabisan darah.
Baca juga: Belum Periksa Orang Tua Pemuda Tewas Terbakar di Lanud Halim, Polisi: Masih Syok dan Histeris
"Jadi dari enam luka bacokan yang didapati di jasad CHR, yang terdalam itu sedalam 6,5 Centimeter, diameter lukanya selebar 2 sammpai 3 centimeter," ujar Hariyanto kepada wartawan, Kamis (28/9/2023).
Hariyanto menuturkan luka bacok yang diduga melalui penusukan sehingga CHR mengalami pendarahan dinilai menjadi faktor utama penyebab kematian. Ia mengatakan hal tersebut karena meskipun terbakar, CHR diduga masih hidup berdasarkan temuan jelaga di jalur pernapasannya.
"Jadi saat terbakar itu, dia masih hidup. Jadi kalau dilihat itu organ tubuhnya pucat sehingga sangat mungkin bahwa luka tusuknya itu yang menyebabkan kematian. Karena ditemukan banyak kumpulan darah yang cukup banyak di rongga perut," jelas Hariyanto.
Sekadar informasi, jasad pemuda CHR (16) yang merupakan anak Perwira Menengah (Pamen) TNI AU yang ditemukan di temukan di Lanud Halim Perdanakusuma ada enam luka tusukan benda tajam.
Lihat Juga :