Cerita Warga yang Rumahnya Diduga Terkena Peluru Nyasar Imbas Bentrokan Antarormas di Bekasi
Jum'at, 22 September 2023 - 15:10 WIB
loading...
Bentrokan antarormas di Jalan Raya Setu-Bantar Gebang, Kota Bekasi, membuat warga sekitar terdampak. Foto/Tangkapan Layar/Istimewa
A
A
A
BEKASI - Bentrokan antar ormas di Jalan Raya Setu-Bantar Gebang, Kota Bekasi, membuat warga sekitar terdampak. Salah satunya Naufal Siregar (23) yang rumahnya rusak diduga karena terkena peluru nyasar .
Naufal mengatakan, rumahnya hanya berjarak 500 meter dari lokasi bentrokan. Setelah bentrokan itu, dia menemukan sebuah besi yang mencurigakan. Tak di situ saja, atap plafon kamar dan lantai rusak, yang diduga disebabkan karena besi berwarna emas tebal itu.
"Jadi ketika lagi mau bereskan kamar adik ditemukan ada besi di lantai. Awalnya bingung besi tersebut apa, tapi ketika liat ke plafon atas sudah bolong. Saya sempet cek di Google, bentuk pelurunya dan memang mirip," kata Naufal saat dikonfirmasi, Jumat (22/9/2023).
Barang yang diduga peluru itu, menurut Naufal, ditembakkan ke atas langit dan turun tepat di salah satu kamar rumahnya. Terkait temuannya itu, dia juga sudah membuka komunikasi dengan pihak kepolisian.
"Kemarin saya sudah komunikasi oleh pihak kepolisian melalui Instagram, mereka sudah meminta alamat dan nomor pribadi saya," ujarnya.
Naufal mengatakan, rumahnya hanya berjarak 500 meter dari lokasi bentrokan. Setelah bentrokan itu, dia menemukan sebuah besi yang mencurigakan. Tak di situ saja, atap plafon kamar dan lantai rusak, yang diduga disebabkan karena besi berwarna emas tebal itu.
"Jadi ketika lagi mau bereskan kamar adik ditemukan ada besi di lantai. Awalnya bingung besi tersebut apa, tapi ketika liat ke plafon atas sudah bolong. Saya sempet cek di Google, bentuk pelurunya dan memang mirip," kata Naufal saat dikonfirmasi, Jumat (22/9/2023).
Barang yang diduga peluru itu, menurut Naufal, ditembakkan ke atas langit dan turun tepat di salah satu kamar rumahnya. Terkait temuannya itu, dia juga sudah membuka komunikasi dengan pihak kepolisian.
"Kemarin saya sudah komunikasi oleh pihak kepolisian melalui Instagram, mereka sudah meminta alamat dan nomor pribadi saya," ujarnya.
Lihat Juga :