alexa snippet

Belasan Ribu Orang Ikuti Acara Bandung Lautan Mengaji

Belasan Ribu Orang Ikuti Acara Bandung Lautan Mengaji
Belasan ribu orang dari berbagai pondok pesantren di Jawa Barat mengikuti acara Bandung Lautan Mengaji di Masjid Raya Bandung, Jawa Barat, Sabtu (20/5/2017). Foto/KORAN SINDO/Agie Permadi
A+ A-
BANDUNG - Belasan ribu orang dari berbagai pondok pesantren di Jawa Barat mengikuti acara Bandung Lautan Mengaji di Masjid Raya Bandung, Jawa Barat, Sabtu (20/5/2017).

‎Sekretaris Koordinator Wilayah (Korwil) Nusantara Mengaji Ahmad Irfan Alawi menjelaskan ada sekitar 13.350 peserta yang hadir dalam acara tersebut. Para peserta memadati Masjid Raya Bandung sejak pukul 03.00 WIB. "Yang terdata 13.350 peserta," ujarnya.

Para peserta ini mengikuti rangkaian acara yang berlangsung dari pukul 03.00 WIB hingga pukul 10.00 WIB. Rangkaian acara yang telah ditentukan itu seperti Salat Tahajud, Khatam Al‎quran, Salat Subuh berjamaah, dilanjut doa khotmil quran, hingga melakukan jalan sehat ke Lapangan Tegalega atau Tugu Bandung Lautan Api (TBLA) yang kemudian dilanjutkan orasi dan pentas seni. Di Lapangan Tegalega ini, para peserta juga melantunkan doa dan zikir di bawah terik matahari.

‎Acara Bandung Lautan Mengaji ini merupakan salah satu rangkaian dalam menyambut bulan Ramadhan, dengan tujuan kembali mengingatkan masyarakat bahwa Alquran dan bulan Ramadhan ini tak terpisahkan.

"Kita memulai Ramadan dengan khataman quran. Jadi khataman menjadi jiwa waktu kita masuki bulan Ramadhan," ujarnya.

Beberapa tokoh seperti ‎inisiator Nusantara Mengaji A Muhaimin Iskandar, Koordinator Nasional Nusantara Mengaji Jazilul Fawaid, serta Koordinator Wilayah Nusantara Mengaji Cuncun A Syamsurijal pun hadir dalam acara tersebut.

Cuncun A Syamsurijal menjelaskan acara ini merupakan bentuk ikhtiar Nusantara Mengaji untuk kembali menyatukan seluruh umat Islam, khususnya di Jawa Barat.

"Ini merupakan ikhtiar untuk menyatukan umat yang belakangan ini cenderung individualistis, saling mengibarkan bendera mereka masing-masing, saling merasa benar. Kita harapkan rida dan petunjuk Sang Ilahi di sini, semoga dapat bimbingan," ujarnya.
(zik)
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top