Cegah Politik Transaksional, Aktivis Muda NU Turun ke Klaten dan Sukoharjo

Rabu, 20 September 2023 - 06:43 WIB
loading...
Cegah Politik Transaksional,...
Aktivis muda Nahdlatul Ulama (NU) Purnama Dhedhy Styawan menggelar silaturahmi dengan jaringan se-Klaten dan Sukoharjo. Foto/Ist
A A A
KLATEN - Maraknya politik transaksional menjadi keprihatinan banyak kalangan. Kondisi ini harus dicegah salah satunya dengan aktif melakukan kerja-kerja politik di level akar rumput.

Dengan demikian, hubungan aktivis politik dengan konstituen tidak boleh hanya untuk kepentingan suara per lima tahun sekali.

Baca juga: Kritis Sejak Dini, Berikut 5 Aktivis Muda yang Menginspirasi

"Tetapi harus secara berkesinambungan agar tidak terjadi politik transaksional yang bersifat jangka pendek. Maka wajib bagi aktivis politik untuk rajin turun ke daerah basis pemilihan masing-masing agar terjalin komunikasi erat dengan para pemilih,” ujar Aktivis muda Nahdlatul Ulama (NU) Purnama Dhedhy Styawan, saat berbincang dengan relawan pendukungnya se- Klaten dan Sukoharjo, dikutip Rabu (20/9/2023).

Caleg PKB untuk DPR RI 2024 Dapil Jawa Tengah V ini mengungkapkan maraknya politik transaksional karena pemilih merasa hanya dimanfaatkan suaranya dalam Pemilu. Setelah calon anggota legislatif menang, para pemilih seolah diabaikan.

“Situasi ini membuat para pemilih berpikir pendek dengan memasang harga untuk setiap suara yang mereka berikan kepada calon tertentu. Situasi ini tidak boleh dibiarkan karena memberikan dampak buruk bagi kualitas demokrasi maupun keterlibatan masyarakat dalam upaya perumusan kebijakan negara,” katanya.

Dhedhy menilai upaya memutus lingkaran politik transaksional salah satunya bisa dilakukan dengan pengorganisasian basis massa. Pengorganisasian basis massa ini hanya bisa dilakukan jika para politisi aktif turun ke bawah dan melakukan kerja-kerja politik nyata bagi konstituen.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Nahdliyin Muda Batang:...
Nahdliyin Muda Batang: Siapa pun Ketum PBNU Harus Bisa Memperkuat Posisi NU
PCNU Cirebon Ajukan...
PCNU Cirebon Ajukan Diri Jadi Tuan Rumah Muktamar ke-35 NU
Angin Kencang Terjang...
Angin Kencang Terjang Klaten, Karhutla Muncul di Nunukan
Momen Tiga Tokoh NU...
Momen Tiga Tokoh NU Mengikuti Pendidikan Kepemimpinan di PMKNU Cirebon
Bareskrim Polri Bongkar...
Bareskrim Polri Bongkar Penyalahgunaan LPG Subsidi di Klaten, Tangkap 2 Tersangka
Jelang Muktamar ke-35...
Jelang Muktamar ke-35 NU, Calon Ketum PBNU Gus Salam Sowan ke Guru Wildan Banjar
Kritik Menggema Jelang...
Kritik Menggema Jelang Muktamar, Warga NU Depok Soroti Tata Kelola PBNU
GP Ansor Rombak Kepengurusan,...
GP Ansor Rombak Kepengurusan, Sejumlah Tokoh Muda NU Masuk Struktur
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Calon Ketum PBNU Gus Salam Silaturahmi dengan PWNU dan PCNU se-NTT
Rekomendasi
Mendikdasmen Abdul Muti:...
Mendikdasmen Abdul Mu'ti: Sebagian Besar Murid Berharap Program MBG Dilanjutkan
Noel Divonis 4,5 Tahun...
Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara, KPK Tidak Ajukan Banding
Akhirnya Eropa Izinkan...
Akhirnya Eropa Izinkan Fitur FSD Tesla Digunakan
Berita Terkini
Jakarta Fair 2026, Dishub...
Jakarta Fair 2026, Dishub DKI Jakarta Siapkan 6 Kantong Parkir
Dorong Pengembangan...
Dorong Pengembangan Sport Tourism, PPK Kemayoran Gelar Turnamen Padel
Bangun MIN 5 Pidie Jaya...
Bangun MIN 5 Pidie Jaya yang Hanyut Akibat Banjir, Kemenag Alokasikan Rp12 Miliar
Perikhsa Riders Touring...
Perikhsa Riders Touring Perdana Malang-Bali, Bamsoet Tekankan Disiplin dan Persatuan
Polisi Sebut Demo di...
Polisi Sebut Demo di Bundaran HI Tidak Sesuai Aturan, Begini Respons BEM UI
Ratusan Kepsek di Sulsel...
Ratusan Kepsek di Sulsel Mundur Buntut Temuan BPK Terkait Dana BOS, DPR Dorong Evaluasi
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved