Ribuan Warga Antre Sembako Murah sejak Dini Hari, Heru Budi: Jangan Khawatir, Semua Pasti Dapat

Kamis, 14 September 2023 - 12:49 WIB
loading...
Ribuan Warga Antre Sembako...
Ribuan warga mengantre panjang di RPTRA Pesona Tipar, Semper Barat, Cilincing, Jakarta Utara, Kamis (14/9/2023). Foto: SINDOnews/Yohannes Tobing
A A A
JAKARTA - Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono mengatakan warga tidak perlu khawatir tidak kebagian paket sembako murah Kartu Jakarta Pintar Plus (KJP Plus) sampai harus mengantre sejak dini hari. Heru menjamin semua warga pemegang KJP Plus akan kebagian paket sembako murah.

"Seharusnya jangan mengantre subuh-subuh, karena dibukanya jam 08.00 WIB. Jam 07.00 juga masih bisa dapat semua, dan penyaluran pangan KJP itu sudah tersebar di wilayah kok," ujar Heru di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis (14/9/2023).

Harga paket sembako murah ini dibanderol Rp126.000 yang pembayarannya dipotong dari saldo KJP Plus. Warga akan mendapatkan paket bantuan sembako ini berisi beras, daging sapi, telor ayam, daging ayam, ikan kembung, dan susu.

Baca Juga: Demi Sembako Murah KJP Plus, Ribuan Warga di Cilincing Membeludak Antre Panjang sejak Dini Hari

Demi mendapatkan paket sembako murah KJP Plus itu, ribuan warga rela mengantre panjang di RPTRA Pesona Tipar, Kelurahan Semper Barat, Cilincing, Jakarta Utara, Kamis (14/9/2023).

Antrean yang didominasi para ibu-ibu ini sudah terjadi sejak dini hari dan mengular hingga pukul 09.00 WIB. Antrean panjang ini bahkan terjadi dari depan gerbang RPTRA Pesona Tipar hingga ujung Jalan Belibis III di lokasi.

Salah satu ibu-ibu di lokasi, Ani (45), mengatakan, pada hari ini warga mengantre untuk melakukan penggesekan kartu KJP Plus dan mendapat cetakan antrean untuk mengambil paket sembako besok. Ia pun rela ikut antre panjang demi bisa mendapatkan paket sembako murah.

Baca Juga: DKI Cairkan Anggaran Rp1,5 Triliun untuk KJP dan Rp134 Miliar KJMU

"Kita mengantre untuk mendapat sembako. Jadi hari ini baru ngeprint dan besok baru ambil sembakonya. Saya sudah ngantre sejak jam 4 subuh. Untuk hal (antre) ini sih sudah sering terjadi. Tapi ini lebih parah daripada bulan lalu," kata Ani.

Warga lainnya Imas (36) mengatakan, sengaja datang lebih awal demi mendapatkan sembako. Bahkan karena takut mengantre panjang, ia sudah datang sejak pukul 02.30 WIB.

"Sudah mengantre dari jam 02.30 dini hari, enggak dapat apa-apa di sini. Seharusnya tuh pasar dibuka biar tidak begini. Sangat menyusahkan kalau begini bagi kita yang membutuhkan. Apalagi beras mahal, ini jadi membantu," ucap warga Tipar Timur itu.
(thm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dana KJP Bulan Juni...
Dana KJP Bulan Juni 2026 Sudah Cair, Cek Rekeningmu!
KJP Juni 2026 Belum...
KJP Juni 2026 Belum Cair? Simak Prediksi Tanggal Pencairan dan Cara Mengurusnya
KJP Bulan Mei 2026 Sudah...
KJP Bulan Mei 2026 Sudah Cair Bertahap, Siswa SMA Dapat Rp420 Ribu
Rekomendasi
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
10 Fakta Menarik Spanyol...
10 Fakta Menarik Spanyol Pecundangi Arab Saudi di Piala Dunia 2026
Spanyol Ngamuk, Sikat...
Spanyol Ngamuk, Sikat Arab Saudi 3-0 di Babak Pertama
Berita Terkini
BMKG Peringatkan Siklon...
BMKG Peringatkan Siklon Tropis Mekkhala Menguat, Wilayah Ini Berpotensi Diterjang Gelombang Tinggi
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Saleh Husin, Retno Marsudi,...
Saleh Husin, Retno Marsudi, Triawan Munaf, Tantowi Yahya, hingga Mari Pangestu Latihan Menuju UI Green Marathon
Creavibe Fest 2026:...
Creavibe Fest 2026: Mahasiswa Desain Produk UMB Tampilkan Karya Fesyen Berkelanjutan
Festival Anak Pancasila...
Festival Anak Pancasila 2026 Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda
Pramono Bangun Pedestrian...
Pramono Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas untuk Tingkatkan Konektivitas
Infografis
Perang 500 Hari Rusia...
Perang 500 Hari Rusia dan Ukraina, Ribuan Warga Sipil Tewas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved