alexa snippet

Kalah, Putra Calon Kades Bacok Mantan Kepala Desa

Kalah, Putra Calon Kades Bacok Mantan Kepala Desa
Mantan kades Perupus, Kecamatan Buay Runjung, OKU Selatan, Purwanto (36) kritis terkena sasaran amarah keluarga salah satu calon dalam pemilihan kepala desa (Pilkades) di desanya. Foto/KORAN SINDO/Andriansyah
A+ A-
MUARA DUA - Mantan Kepala Desa (Kades) Perupus, Kecamatan Buay Runjung, Kabupaten OKU Selatan, periode 2010-2016, Purwanto (36) kritis terkena sasaran amarah akibat kekalahan dari keluarga salah satu calon dalam pemilihan kepala desa (Pilkades) di desanya. Pembacokan diduga dilakukan anggota keluarga calon kepala desa (kades) nomor urut 2 tersebut terjadi beberapa saat setelah panitia Pilkades usai menghitung suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Dusun I hanya 300 meter lokasi kejadian.

Informasi dihimpun KORAN SINDO di lapangan, pembacokan korban diduga dilatari kemarahan HS salah seorang keluarga calon kepala desa (kades) terhadap Purwanto (36) mantan Kepala Desa (Kades) 2010-2016, Kamis (20/4/2017) pukul 13.30 WIB.

Berdasarkan hasil penghitungan dilakukan panitia calon nomor 2, Ali Marzuki memperoleh150 suara. Sementara calon nomor 1, Jon Kartolo memperoleh169 suara. Sedangkan, Blangko 5. Sehingga, calon nomor 1 dinyatakan menang walau hanya selisih 19 suara.

Setelah usai pemilihan dan penghitungan suara korban mendatangi rumah pelaku untuk sekedar memberikan dukungan kepada salah satu calon kades.

Diduga masih belum bisa menerima kekalahan, salah seorang putra calon kades tersebut mencegat korban turun dari rumah dan langsung membacok secara brutal.

Beruntung masyarakat setempat dengan sigapnya melerai amukan pelaku. Namun, akibat mendapat serangan tersebut korban mengalami kritis setelah terkena bacokan di bagian lengah kiri dan perut hingga ususnya terburai.

Korban langsung dibawa ke Puskesmas setempat dan langsung dirujuk ke RSUD Muaradua selanjutnya dibawa ke Baturaja.

WD salah seorang saksi mata, kejadian mengaku, insiden menghebohkan masyarakat setempat tersebut, berawal korban datang ke rumah calon kades nomor 2.

Disana korban mendapatkan serangan putra calon berisial HS, menggunakan senjata tajam (tajam) jenis garpu karena menduga korban tidak mendukung keluarganya mencalonkan diri.

"Beruntung saat kejadian sempat dipisah warga, korban kami bawa ke Puskesmas dan selanjutnya RSUD Muaradua, sedangkan pelaku kabur dan meninggalkan korban terluka parah terkena pisau," katanya di RSUD Muaradua, Kamis (20/4/2017).

Dia mengaku, setelah selesai penghitungan suara korban sendiri berjalan kaki menuju rumah calon nomor urut 2, bertujuan sekedar silaturahmi dan memberikan semangat kepada calon tersebut.

"Ntah dari mana awalnya korban langsung diserang dan masyarakat setempat yang mengetahui korban terkena bacokan, keluarganya sempat emosi dan berusaha menyerang kediaman pelaku. Kemudian Polisi dari Polres dan Polsek datang," tambahnya.

Minarti (36) istri korban mengatakan, kejadian nahas menima sang suami setelah mendapat kabar warga apabila suaminya terluka karena dibacok. Dimana, sang suami sempat hanya sekedar ingin bersilaturahmi dengan keluarga calon kades nomor urut 2 dalam Pilkades.
halaman ke-1 dari 2
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top