alexa snippet

Hanya karena Diduga Curi Burung, Pelajar SMP Tewas Dimassa

Hanya karena Diduga Curi Burung, Pelajar SMP Tewas Dimassa
Ilustrasi/SINDOnews
A+ A-
BATAM - Pengadilan jalanan alias main hakim sendiri kembali terjadi di Batam. Kali ini korbanya pelajar kelas 3 sebuah SMP di Batam.

Sebelum tewas pelajar bernama Tuah Purnama sempat dilarikan ke RS Camanta Sahidya mukakuning usai dihajar masa di Perumahan Nusa Indah, Tanjung Piayu Batam. Namun sayang nyawa korban tak lagi bisa tertolong.

Luka di bagian dada dan kepala akibat amuk warga diduga menjadi penyebab kematian korban. Menurut Sartoto, ayah korban, ia diberitahu pihak kepolisian sekitar pukul 9.00, Selasa (18/4/2017).

"Polisi bilang anak saya sakit dan dibawa ke rumah sakit. Tapi yang saya temui justru anak saya sudah meninggal dengan luka di sekujur tubuhnya," kata sartoto berurai air mata.

Sementara adik dan kerabat korban yang  berdatangan ke rumah sakit langsung berteriak histeris saat melihat kondisi Tuah yang penuh luka.

Ibu korban ramos mengaku akan menempuh jalur hukum atas kematian anak sulungnya tersebut. "Walau anak saya salah tapi tak harus dia dibunuh," pungkasnya.

Korban diamuk massa diduga karena mencoba mencuri burung milik Sarwin.‎ saat ini, jenazah Tuah dibawa polisi ke Rumah Sakit Umum Daerah Embung Fatimah untuk diautopsi.



(nag)
loading gif
Top