alexa snippet

Raih Gelar Doktor, Sunjaya Lebih Mantap Benahi Kabupaten Cirebon

Raih Gelar Doktor, Sunjaya Lebih Mantap Benahi Kabupaten Cirebon
Bupati Cirebon Sunjaya Puradisastra baru saja berhasil raih gelar doktor Ilmu Pemerintahan di Institute Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor, Sumedang pada Senin 10 April kemarin. Foto/Ist
A+ A-
SUMEDANG - Bupati Cirebon Sunjaya Puradisastra baru saja berhasil raih gelar doktor Ilmu Pemerintahan di Institute Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor, Sumedang pada Senin 10 April kemarin. Dengan bertambahnya ilmu ini, Sunjaya semakin mantap bisa membangun Kabupaten Cirebon menjadi lebih maju dan mensejahterakan masyarakat Cirebon.

Gelar Doktor telah resmi disematkan pada Sunjaya Purwadisastra setelah dirinya berhasil mempertahankan disertasinya dalam sidang promosi doktor ilmu pemerintahan di Institut Pemerintahan Dalam Negeri Jatinangor Sumedang.

"Dengan gelar Doktor ini, saya semakin mantap sebagai pemimpin Kabupaten Cirebon untuk membawa Kabupaten Cirebon menjadi lebih maju," kata Sunjaya usai sidang disertasi di Kampus IPDN Jatinangor, Sumedang.

Sunjaya mengakui, selama ini masih ada sejumlah kekurangan yang ada di Kabupaten Cirebon, baik itu dari segi pelayanan administrasi sampai kepada pembangunan infrastruktur.

Untuk itu, dirinya berjanji akan segera menyelesaikan masalah-masalah itu membawa Kabupaten Cirebon yang lebih maju dan sejahtera.

Namun, lanjutnya, untuk memenuhi itu dirinya membutuhkan dukungan penuh dari perangkat Pemerintah Kabupaten Cirebon, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Pusat, para tokoh dan pemangku kepentingan di Kabupaten Cirebon, serta yang tidak kalah penting dukungan dari masyarakat Kabupaten Cirebon.

"Saya mohon restu agar gelar ini dapat memberi berkah dan manfaat bagi seluruh masyarakat Kabupaten Cirebon," pinta Sunjaya.

Dalam acara sidang terbuka yang dimulai Pukul 09.50 WIB itu, Sunjaya dimintakan pertanggungjawaban akademik oleh Ketua Promotor Promovendus atas disertasi yang berjudul 'Pengaruh Reformasi Birokrasi Tatalaksana, Profesionalisme dan Strategi terhadap Inovasi Daerah Kabupaten Cirebon Provinsi Jawa Barat'.

Berdasarkan jawaban Sunjaya yang mantap, Tim Promotor memandang disertasi itu layak disertasi promovendus (Sunjaya) sesuai dengan nilai ilmiah dan akademik, untuk dihadapkan pada sidang promosi doktor.

Bahkan, Tim Promotor menyampaikan bahwa, resume dari hasi temuan penelitian Sunjaya, yang pada intinya adalah reformasi tata laksana, profesionalisme dan strategi itu berpengaruh nyata, positif dan signifikan terhadap inovasi daerah di Kabupaten Cirebon.

Disertasi yang dilatarbelakangi oleh fenomena reformasi birokrasi itu, mengambil lokus Pemerintah Kabupaten Cirebon dengan sampel sebanyak 224 dari populasi 636 orang.

Diakhir paparannya, Sunjaya juga menyampaikan saran hasil penelitiannya yakni; reformasi birokrasi perlu adanya penciptaan budaya yang lebih terbuka; upaya mencapai profesionalisme memerlukan keterampilan dan keahlian yang tinggi dengan penguasaan ilmu pengetahuan, menjunjung tinggi disiplin dan etika; strategi dikembangkan untuk mendekatkan aparatur dan masyarakat; dan terakhir bahwa upaya inovasi yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Cirebon harus dapat diadopsi oleh lingkungan serta tidak bertentangan dengan kultur masyarakat Cirebon sendiri dengan tujuan membentuk pemerintahan yang baik.

Setelah melalui serangkaian proses itu, Sunjaya dinyatakan lulus dengan peringkat cum laude. Dalam acara itu, turut hadir keluarga besar dan sahabat, anggota DPRD Kabupaten Cirebon, DPD PDI Perjuangan Provinsi Jawa Barat dan Kabupaten Cirebon, para Kepala Dinas, Staf Ahli, Asisten, Kabag, Camat, Kuwu se-Kabupaten Cirebon, serta undangan lainnya. Sunjaya mendapat ucapan dari Rektor selaku pimpinan sidang dan seluruh Tim Promotor, keluarga dan sahabat yang hadir.



(sms)
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top