alexa snippet

Longsor Terjang Permukiman Lereng Wilis, Puluhan Warga Dievakuasi

Longsor Terjang Permukiman Lereng Wilis, Puluhan Warga Dievakuasi
Longsor menerjang permukiman warga di Desa Surat, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri. Sedikitnya 39 warga diungsingkan ke kantor kelurahan setempat. Ilustrasi/SINDOnews
A+ A-
KEDIRI - Longsor menerjang permukiman warga di Desa Surat, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri. Sedikitnya 39 warga diungsingkan ke kantor kelurahan setempat. Sebab runtuhan material telah menimpa delapan rumah penduduk. Tebing setinggi 100 meter di lereng Gunung Wilis itu ambrol setelah hujan deras mengguyur empat jam.

“Saya langsung lari keluar (rumah) begitu longsor menerjang, “tutur Fartimah salah seorang warga setempat kepada wartawan.

Fartimah sedang berada di dapur. Ruang masak itu memunggungi tebing. Dia mengaku mendengar gemuruh keras sebelum menyusul material ambrol.Dalam waktu bersamaan puing tanah, batu dan potongan kayu itu juga menimpa tujuh rumah warga lainya.

Beruntung insiden alam itu tidak sampai menelan korban jiwa. Untuk mengantisipasi terjadinya longsor susulan, petugas mengevakuasi warga lainya. Aparat kepolisian juga memasang police line di lokasi.

Sebab warga dikhawatirkan keluar masuk lokasi bencana. Perangkat Desa Surat Gito Susanto membenarkan bahwa sebanyak 39 warga mulai hari ini bermalam di balai desa. Warga tidur dengan beralaskan karpet dan tikar seadanya. “Sebab tidak mungkin mereka bertempat tinggal di rumah. Kondisinya terlalu berbahaya,“ jelasnya.

Gito berharap Pemkab Kediri segera mengirimkan bantuan logistik, termasuk diantaranya selimut, perlengkapan serta konsumsi. Pihak desa, kata Gito tegas melarang warga kembali sebelum situasi benar benar aman. “Sebab kondisi tanah di sekitar permukiman warga memang labil,“ pungkasnya.
(sms)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top