alexametrics

Piton 7 Meter Melilit Tubuh Petani di Bone

loading...
Piton 7 Meter Melilit Tubuh Petani di Bone
Ular piton 7 meter yang melilit tubuh Darwis, seorang petani di Bone. Foto/SINDOnews/Waris Hasrat
A+ A-
WATAMPONE - Darwis (50), petani asal Dusun Kampung Tengah, Kelurahan Pallette, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, nyaris tewas dililit ular piton 7 meter. Beruntung petani tersebut sempat menyelamatkan diri dengan menebas kepala ular yang telah menggigit lengan kirinya, kendati sebagian tubuhnya telah dililit ular.

"Waktu itu saya membersihkan ilalang di kebun, tiba-tiba seekor ular menerkam lengan saya, kaki saya juga dililit, untung saya pegang parang dan memarangi kepala ular itu. Saya masih sempat teriak minta tolong kepada warga sekitar," kata Darwis, Sabtu (1/4/2017).

Ular piton 7 meter tersebut lalu dibawa warga ke permukiman. Sementara, Darwis yang mengalami luka robek di lengannya langsung dilarikan ke rumah sakit di Kota Watampone sesaat setelah kejadian itu.



Baco (50), warga setempat mengatakan sebagian besar wilayah Pallette adalah hutan dan banyak ditemukan liang atau gua kecil. Ular piton kerap ditemukan di wilayah ini. Bahkan, jika ada ular yang ditangkap akan dijual di Desa Unra, karena di sana ada warga yang membeli ular asalkan panjangnya lebih dari 2 meter.

"Saya pernah tangkap piton tapi tidak laku dijual karena panjangnya kurang dari 2 meter, " kata Baco.

Lurah Pallette Andi Pangeran mengimbau warga agar berhati-hati pada saat masuk ke hutan atau pergi ke kebun. Kata dia, areal hutan di wilayah itu masih banyak ditemukan ular piton.

"Jadi kalau masuk ke hutan atau ke ladangnya, jangan bepergian sendiri, di hutan Pallette masih banyak ular piton dan babi hutan, " kata Andi kepada SINDOnews.

Berita tentang keganasan piton memang sedang jadi pembicaraan. Pekan lalu, seorang petani di Mamuju Tengah, Sulawesi Barat ditemukan tewas di dalam perut piton sepanjang 7 meter. (Baca juga: Akbar Ditelan Piton 7 Meter di Kebun Sawit).
(zik)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak