alexametrics

Bea Cukai Bajoe Musnahkan Rokok dan Miras Senilai Rp1 Miliar

loading...
Bea Cukai Bajoe Musnahkan Rokok dan Miras Senilai Rp1 Miliar
Sebanyak 1.710.560 batang rokok ilegal dan 1.037 botol minuman beralkohol dimusnahkan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Pratama Bajoe dengan cara dibakar dan ditimbun. Foto KORAN SINDO/Waris H
A+ A-
WATAMPONE - Sebanyak 1.710.560 batang rokok ilegal dan 1.037 botol minuman beralkohol dimusnahkan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Pratama Bajoe dengan cara dibakar dan ditimbun.

Barang bukti kejahatan cukai dari dua jenis tersebut ditaksir senilai Rp1.059.666.520 tersebut merupakan hasil penindakan operasi pengawasan peredaran barang kena cukai yang dilakukan Bea Cukai Bajoe pada 2016 lalu.

"Rokok dan Miras yang dimusnahkan karena melanggar UU Nomor 39 tahun 2007 tentang cukai, ditemukan pelanggaran terhadap barang kena cukai yang tidak memiliki pita cukai, menggunakan cukai palsu dan cukai bekas, " kata Kepala KPPBC Pratama Bajoe, Nasruddin saat di konfirmasi di lokasi pemusnahan, Kamis (23/3/2017) pagi tadi.



Menurut dia, Operasi pengawasan Bea Cukai di sepanjang tahun 2016, dilakukan di warung-warung di wilayah Kabupaten Bone, Kabupaten Sinjai termasuk wilayah perbatasan Kabupaten Wajo. Ratusan jenis merek rokok ilegal tersebut adalah rokok dari Jawa Timur dan Jawa Tengah dan sebagian adalah rokok lokal yang dibuat di Sengkang.

Sementara ribuan botol miras yang dimusnahkan, adalah miras lokal yang diproduksi di Sulsel, kendati ada 18 botol Miras Impor yang terbukti melanggar aturan cukai.

"Akibat pelanggaran cukai tersebut, kerugian negara mencapai Rp495.824.460, harapan kami dengan mempublikasikan pemusnahan barang bukti pelanggaran cukai ini, agar tidak ada lagi pengusaha yang melanggar aturan cukai terhadap produksi barang kena cukai, " pungkas Nasruddin.

Pemusnahan rokok dan miras ini dilakukan di halaman kantor KPPBC Tipe Pratama Bajoe di Kota Watampone yang disaksikan Kejari Watampone, Polres Bone, Pemkab Bone, Disperindag Sinjai dan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Parepare.
(sms)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak