Taiwan ICDF dan Unhas Berhasil Tingkatkan Varietas Padi Unggul di Sulsel

Rabu, 30 Agustus 2023 - 12:57 WIB
loading...
Taiwan ICDF dan Unhas...
Taiwan ICDF dan Unhas berhasil tingkatkan Varietas Padi Unggul di Sulawesi Selatan. Foto/Istimewa
A A A
MAKASSAR - Jenis padi di Indonesia sudah lama menjadi daya tarik bagi masyarakat Taiwan. Kebutuhan padi sebagai bahan pokok menjadi dinamika yang harus dipecahkan karena masifnya perubahan iklim Dunia saat ini

Taiwan International Cooperation and Development Fund (ICDF) berkolaborasi dengan Universitas Hasanuddin (Unhas), Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Hasilnya, menciptakan bibit padi yang tahan hama dan cuaca.

”Demonstrasi drone dalam proyek ini telah mengeksplorasi penerapan teknologi modern di bidang pertanian, membuka kemungkinan-kemungkinan baru dalam produksi pertanian,” kata Chief of Thaiwan Technical Mission of Taiwan (ICDF) Kao Hsiang Tai, Rabu (30/8/2023).

Baca Juga: Produksi Padi Sumsel Diprediksi Naik Jadi 2,75 Juta Ton Gabah Kering Giling

Kegiatan ini memiliki tujuan untuk meningkatkan hasil varietas padi unggul, sehingga diharapkan dapat meningkatkan produksi dan kualitas beras secara keseluruhan, serta meningkatkan pendapatan produsen benih.

Sehingga melibatkan beberapa inisiatif seperti mempromosikan sawah seluas 400 hektar, mengadakan sesi pelatihan, dan merevisi manual budidaya padi, sehingga secara efektif mendorong pembangunan pertanian.

”Sebagai respons terhadap tantangan perubahan iklim, proyek ini telah memperkenalkan varietas padi asli Indonesia yang memiliki sifat tahan rebah dan pematangan awal, sehingga berkontribusi terhadap ketahanan iklim di wilayah tersebut,” ucapnya.

Demonstrasi drone dalam proyek ini telah mengeksplorasi penerapan teknologi modern di bidang pertanian, membuka kemungkinan-kemungkinan baru dalam produksi pertanian. Dampak proyek ini sangat mengesankan.

Baca Juga: Gubernur Sulsel dan Bupati Panen Padi Mandiri Benih di Maros

Sebelum intervensi, hanya 1% dari total kebutuhan benih padi bersertifikat di Sulawesi Selatan diproduksi. Setelah intervensi proyek, angka ini meningkat menjadi 12%. Proyek ini telah menghasilkan peningkatan pendapatan petani secara keseluruhan sebesar 20%.

Proyek ini juga mengadakan kolaborasi bersama International Rice Research Institute (IRRI) di Filipina, dengan mengadakan seminar dan lokakarya internasional di mana para ahli dan cendekiawan internasional terlibat dalam diskusi mendalam.

Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo dalam pidatonya menyampaikan bahwasanya proyek ini dapat menghasilkan peningkatan produksi padi secara nasional. ”Kegiatan ini dalam rangka meningkatkan komoditas pertanian kita, khususnya soal perpadian,” ujarnya.

Proyek ini tentunya menjadi tonggak penting dalam upaya kolaboratif Taiwan dan Indonesia untuk mendorong inovasi pertanian dan ketahanan iklim. Hal ini membuka jalan bagi babak baru pembangunan pertanian berkelanjutan di masa depan.
(ams)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
Anggota Dewan Pembina...
Anggota Dewan Pembina Asprindo Jamaluddin Jompa Kembali Terpilih Jadi Rektor Unhas
Dialog Mahasiswa Unhas,...
Dialog Mahasiswa Unhas, Najwa Shihab: Eksplorasi Dimulai dari Hal Kecil dan Harus Konsisten
Prof Jamaluddin Jompa...
Prof Jamaluddin Jompa Menang Pilrek Unhas, Alumni Siap Kawal hingga MWA
Wujudkan Swasembada...
Wujudkan Swasembada Pangan, Kepala NFA-Ketua Komisi IV Kunjungi Pengembangan Benih Padi
Unhas Tembus Top 1000...
Unhas Tembus Top 1000 Dunia Versi QS WUR, Buka Jalan Menuju Reputasi Global
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Taiwan Luncurkan Robot...
Taiwan Luncurkan Robot Anjing Bersenjata untuk Berbagai Misi
Rekomendasi
Pejuang Hizbullah Sergap...
Pejuang Hizbullah Sergap Pasukan Israel di Lebanon
Mengulik Alasan di Balik...
Mengulik Alasan di Balik Kenaikan Harga Pertamax: Demi Jaga Investor dan Keuangan
Apa Itu Front Kedelapan...
Apa Itu Front Kedelapan Israel? Propaganda Digital terhadap Politikus Pro-Palestina
Berita Terkini
Dorong Pengembangan...
Dorong Pengembangan Sport Tourism, PPK Kemayoran Gelar Turnamen Padel
Bangun MIN 5 Pidie Jaya...
Bangun MIN 5 Pidie Jaya yang Hanyut Akibat Banjir, Kemenag Alokasikan Rp12 Miliar
Perikhsa Riders Touring...
Perikhsa Riders Touring Perdana Malang-Bali, Bamsoet Tekankan Disiplin dan Persatuan
Polisi Sebut Demo di...
Polisi Sebut Demo di Bundaran HI Tidak Sesuai Aturan, Begini Respons BEM UI
Ratusan Kepsek di Sulsel...
Ratusan Kepsek di Sulsel Mundur Buntut Temuan BPK Terkait Dana BOS, DPR Dorong Evaluasi
BNPB: Bencana Banjir...
BNPB: Bencana Banjir hingga Karhutla Melanda 4 Daerah
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved