Jaksa: Kebohongan Jadi Kunci Penentu Kesalahan Mario Dandy
Kamis, 24 Agustus 2023 - 13:48 WIB
loading...
Jaksa Penuntut Umum (JPU) menilai kebohongan Mario Dandy Satriyo di persidangan menjadi salah satu kunci menentukan kesalahannya hingga diberikan tuntuan maksimal. Foto/MPI/Ari Sandita Murti
A
A
A
JAKARTA - Jaksa Penuntut Umum (JPU) menilai kebohongan Mario Dandy Satriyo di persidangan menjadi salah satu kunci menentukan kesalahannya hingga diberikan tuntuan maksimal. Hal itu disampaikan Jaksa saat membacakan replik atau tanggapannya atas pleidoi Mario Dandy di kasus penganiayaan David Ozora pada Kamis (24/8/2023).
"Kita semua diharapkan dapat menyelami penderitaan anak korban David Ozora saat terdakwa Mario Dandy melakukan tindakan yang sangat sadis, brutal, dan tak manusiawi," ujar Jaksa di persidangan, Kamis (24/8/2023).
Awalnya, Jaksa membahas tentang argumennya dalam menolak pleidoi kubu Mario Dandy, yang mana penganiayaan Mario terhadap David dinilai sadis dan tak manusiawi.
Mario menendang kepala David, menginjak kepalanya, dan bagian belakang leher David, bahkan Mario melakukan selebrasi ala Cristiano Ronaldo setelah melakukan tindakan kejinya itu.
"Sehingga anak korban David menderita diffuse axonal injury yang mengakibatkannya mengalami amnesia antrogen dan retrogen," ujar Jaksa.
"Kita semua diharapkan dapat menyelami penderitaan anak korban David Ozora saat terdakwa Mario Dandy melakukan tindakan yang sangat sadis, brutal, dan tak manusiawi," ujar Jaksa di persidangan, Kamis (24/8/2023).
Awalnya, Jaksa membahas tentang argumennya dalam menolak pleidoi kubu Mario Dandy, yang mana penganiayaan Mario terhadap David dinilai sadis dan tak manusiawi.
Mario menendang kepala David, menginjak kepalanya, dan bagian belakang leher David, bahkan Mario melakukan selebrasi ala Cristiano Ronaldo setelah melakukan tindakan kejinya itu.
"Sehingga anak korban David menderita diffuse axonal injury yang mengakibatkannya mengalami amnesia antrogen dan retrogen," ujar Jaksa.
Lihat Juga :