WFH ASN Jakarta, Peneliti IPB: Penilaian Kualitas Udara di DKI Belum Valid

Senin, 21 Agustus 2023 - 07:54 WIB
loading...
WFH ASN Jakarta, Peneliti...
Peneliti Bidang Kualitas Udara dan Perubahan Iklim IPB, Arief Sabdo Yuwono menilai indikator penilaian kualitas udara di Jakarta selama ini kurang valid. Foto/MPI/Ilustrasi.dok
A A A
JAKARTA - Indikator penilaian kualitas udara di Jakarta selama ini dinilai kurang valid. Hal itu diungkapkan peneliti Bidang Kualitas Udara dan Perubahan Iklim Institut Pertanian Bogor (IPB), Arief Sabdo Yuwono terkait kebijakan Work From Home (WFH) ASN Pemprov DKI Jakarta.

Arief mengatakan, penilaian kualitas udara menggunakan particulate matter (PM) 2.5 belum memenuhi landasan hukum lingkungan yang benar.

"Sebelum menerapkan WFH dan sebagainya, sebaiknya ditelaah dulu dengan landasan hukum lingkungan yang benar, apakah udara Jakarta benar dalam status polusi?," kata Arief saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Minggu (20/8/2023).

"Yang paling disayangkan, mengapa justifikasi kualitas udara hanya berdasar parameter PM2,5?," sambungnya.

Baca: ASN Jakarta WFH Mulai Besok, Bagaimana dengan Karyawan Swasta?

Arief menjelaskan, untuk menentukan kualitas udara mestinya ada tujuh parameter yang harus dianalisis, yakni PM10, PM2.5, NO2, SO2, CO, O3, dan HC.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pekan Raya Jakarta 2026...
Pekan Raya Jakarta 2026 Belum Humanis bagi Pengunjungnya
Ilmuwan Mengembangkan...
Ilmuwan Mengembangkan Jaket Penghasil Air dari Udara Sekitar
Sepekan Digelar, Jakarta...
Sepekan Digelar, Jakarta Fair 2026 Raih 1,5 Juta Pengunjung
Rekomendasi
Aliansi Mahasiswa Menjawab...
Aliansi Mahasiswa Menjawab Desak Penguatan Pasal 33 UUD 1945 Hadapi Tantangan Global
Transformasi BUMN Jalan...
Transformasi BUMN Jalan Terus lewat Peleburan 240 Perusahaan, Apa Manfaatnya?
Tingginya Kasus Kanker...
Tingginya Kasus Kanker Paru: Tantangan Skrining, Diagnosis, hingga Akses Terapi
Berita Terkini
BNN dan Bea Cukai Gagalkan...
BNN dan Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 3,37 Ton Kuncup Bunga Kanabis Asal Thailand
Pemprov Jatim Dukung...
Pemprov Jatim Dukung BYD Tech-Culture Fest 2026
Gen Z Berekspresi, 510...
Gen Z Berekspresi, 510 STUDIOS Bawa Tren Self-Photo ke Lampung Selatan
Penampakan Lamborghini...
Penampakan Lamborghini hingga Aset Mewah Tersangka Aseng yang Disita Kejagung
Pesawat AMA Dibakar...
Pesawat AMA Dibakar di Yahukimo, Kemenko Polkam Dorong Tindakan Tegas
HKTI Papua Dukung Agenda...
HKTI Papua Dukung Agenda Ketahanan Pangan Nasional dari Biak
Infografis
SPMB DKI Jakarta 2026...
SPMB DKI Jakarta 2026 Sediakan 245.980 Kuota, Termasuk Sekolah Swasta Gratis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved