Efektifkah WFH ASN untuk Tekan Polusi Udara dan Kemacetan Jakarta?
Senin, 21 Agustus 2023 - 00:18 WIB
loading...
Kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menerapkan kerja dari rumah atau work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) menuai kritikan. Foto/Dok SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menerapkan kerja dari rumah atau work from home ( WFH ) bagi aparatur sipil negara (ASN) menuai kritikan. Diketahui, Pemprov DKI Jakarta memberlakukan kebijakan WFH bagi ASN untuk mengurangi tingkat polusi udara , mengurai kemacetan, dan dalam rangka menjadi tuan rumah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN yang akan berlangsung pada 5-7 September 2023.
"Memang harus diakui, WFH itu tidak efektif untuk ASN, sehingga memang WFH tidak disarankan," kata Pengamat Kebijakan Publik sekaligus Ketua Umum Masyarakat Kebijakan Publik Indonesia (Makpi) Riant Nugroho saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Minggu (20/8/2023).
Terkait polusi udara dan kemacetan, Riant menilai Pemprov DKI harus membenahi manajemen lalu lintas atau traffic management yang ada. Jika hal tersebut tidak dibenahi, menurut Riant, maka kebijakan WFH bagi ASN tidak akan memiliki dampak yang signifikan atasi polisi udara dan kemacetan di ibu kota.
Baca juga: ASN Jakarta WFH Mulai Besok, Bagaimana dengan Karyawan Swasta?
"Memang harus diakui, WFH itu tidak efektif untuk ASN, sehingga memang WFH tidak disarankan," kata Pengamat Kebijakan Publik sekaligus Ketua Umum Masyarakat Kebijakan Publik Indonesia (Makpi) Riant Nugroho saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Minggu (20/8/2023).
Terkait polusi udara dan kemacetan, Riant menilai Pemprov DKI harus membenahi manajemen lalu lintas atau traffic management yang ada. Jika hal tersebut tidak dibenahi, menurut Riant, maka kebijakan WFH bagi ASN tidak akan memiliki dampak yang signifikan atasi polisi udara dan kemacetan di ibu kota.
Baca juga: ASN Jakarta WFH Mulai Besok, Bagaimana dengan Karyawan Swasta?
Lihat Juga :