Polisi Dalami Isi Grup WhatsApp Pria 59 Tahun Penyebar Hoaks Pendemo Ditusuk Aparat

Minggu, 13 Agustus 2023 - 00:19 WIB
loading...
Polisi Dalami Isi Grup...
Isi grup WhatsApp di handphone (HP) pria asal Bekasi berinisial R (59) yang menyebarkan video hoaks berisi pendemo ditusuk aparat diperiksa polisi. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Isi grup WhatsApp di handphone (HP) pria asal Bekasi berinisial R (59) yang menyebarkan video hoaks berisi pendemo ditusuk aparat diperiksa polisi. R tergabung dalam 54 grup WhatsApp.

R dibekuk di Bekasi pada Jumat (11/8/2023) dini hari. “Dari hasil klarifikasi awal terhadap tersangka, tersangka memiliki grup pada WhatsAppnya kurang lebih sebanyak 54 grup,” kata Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak kepada wartawan, Sabtu (12/8/2023).

Pihaknya akan menelusuri isi dari 54 grup WhatsApp yang ada di HP milik R. “Keterangan ini masih terus didalami tim penyidik untuk didalami afiliasi pelaku. Pastinya kita akan buru sampai ke akar-akarnya. Saat ini lidik dan sidik pengembangan terhadap ungkap kasus ini terus kami lakukan," katanya.

Baca juga: Sebarkan Video Hoaks Pendemo Ditusuk Aparat, Pria 59 Tahun Ditangkap Polisi

Diberitakan sebelumnya, polisi menangkap pria asal Bekasi berinisial R (59) setelah menyebarkan hoaks berisi pendemo ditusuk aparat. R dibekuk di Bekasi pada Jumat (11/8/2023) dini hari. Ade Safri Simanjuntak mengatakan pelaku R menyebarkan hoaks melalui grup WhatsApp/WA.

Narasi bohong itu disebarkan pelaku pada Kamis (10/8/2023) bertepatan aksi massa buruh di Jakarta. Pelaku menyebarkan video hoaks dengan narasi bahwa seorang pendemo di Daan Mogot, Jakarta Barat ditusuk aparat menggunakan pisau.

“Video dan narasi yang disebarkan tidak benar. Dari hasil klarifikasi awal terhadap tersangka didapatkan keterangan tersangka mendapatkan pesan tersebut dari grup WA lainnya,” ujar Ade, Jumat (11/8/2023).

“Namun, tersangka lupa mendapatkan pesan tersebut dari grup yang mana dan dari siapa karena tersangka memiliki grup WA mencapai 54 grup,” sambungnya.

Dia menyebutkan R menyebarkan hoaks itu untuk memprovokasi massa buruh yang melakukan unjuk rasa pada Kamis (10/8/2023). “Betul, untuk memprovokasi massa aksi unjuk rasa yang dilaksanakan tanggal 10 Agustus kemarin di Jakarta,” kata Ade Safri Simanjuntak.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
UU Polri Baru Akomodasi...
UU Polri Baru Akomodasi Penyetaraan Hak dan Humanis Tangani Unjuk Rasa
Dokter Tifa Didampingi...
Dokter Tifa Didampingi Refly Harun Masuk Ruang Tahanan Polda Metro Jaya, Langsung Ditahan?
Penampakan Roy Suryo...
Penampakan Roy Suryo usai Ditahan: Menenteng Rompi Oranye, Enggan Komentar
Rekomendasi
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
3 Lanud Naik Jadi Tipe...
3 Lanud Naik Jadi Tipe B, Ini Daftar Kolonel TNI AU yang Dilantik sebagai Danlanud
Piala Dunia 2026: Spanyol...
Piala Dunia 2026: Spanyol Hancurkan Arab Saudi 4-0
Berita Terkini
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Diserahkan ke Kejaksaan Hari Ini
BMKG Peringatkan Siklon...
BMKG Peringatkan Siklon Tropis Mekkhala Menguat, Wilayah Ini Berpotensi Diterjang Gelombang Tinggi
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Saleh Husin, Retno Marsudi,...
Saleh Husin, Retno Marsudi, Triawan Munaf, Tantowi Yahya, hingga Mari Pangestu Latihan Menuju UI Green Marathon
Creavibe Fest 2026:...
Creavibe Fest 2026: Mahasiswa Desain Produk UMB Tampilkan Karya Fesyen Berkelanjutan
Festival Anak Pancasila...
Festival Anak Pancasila 2026 Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda
Infografis
11 Perang Terlama dalam...
11 Perang Terlama dalam Sejarah Manusia, Ada yang hingga 781 Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved