alexa snippet

Curi Rokok dan Uang, Bocah di Demak Dimasukkan ke Pesantren

Curi Rokok dan Uang, Bocah di Demak Dimasukkan ke Pesantren
Polisi dan Kepala Desa saat berunding mengenai nasib bocah yang tertangkap mencuri rokok. Koran SINDO/Taufik Budi
A+ A-
DEMAK - Seorang bocah berinisial R (14) di Demak Jawa Tengah kepergok mencuri beberapa bungkus rokok dan sejumlah uang di warung.  Pelaku yang hidup bersama neneknya itu lantas diserahkan kepada kepala desa untuk kemudian dipertemukan dengan korban dan polisi.

Terbongkarnya kasus pencurian itu berawal saat warga melihat pelaku keluar dari sebuah warung di Desa Prigi, Kecamatan Kebonagung, Demak.

Pelaku yang tak lain adalah warga desa setempat tak dapat mengelak, saat dicecar pertanyaan oleh warga perihal beberapa bungkus rokok dan uang yang dibawanya.

"Kejadiannya bermula dari anak-anak muda yang curiga dengan gerak-gerik pelaku karena keluar dari warung saat dini hari tadi. Lha setelah ditanya-tanya ternyata bocah itu membawa rokok dan uang. Dari situlah warga akhirnya membawa pelaku ke rumah kades," kata Kabag Ops Polres Demak, Kompol Sutomo, Selasa (10/1/2017).

Kepala Desa Prigi, Fredy Sugito, lantas menggelar pertemuan dengan keluarga pelaku dan korban. Pertemuan yang dihadiri petugas Polres Demak itu akhirnya bersepakat untuk melakukan pembinaan terhadap pelaku karena masih anak-anak.

"Anak ini hanya tinggal bersama neneknya, sementara orangtuanya kerja merantau. Atas pertimbangan masih anak-anak dan dari keluarga kurang mampu, akhirnya korban tak melanjutkan kasus pencurian itu ke ranah hukum," tuturnya.

Pertemuan itu juga menyepakati membawa bocah tersebut akan dikirim ke Pondok Pesantren Raden Sahid di Mangunan Lor Kebonagung.

Pengasuh pondok KH. Nur Khamid menyatakan sanggup mendidik pelaku. Apalagi, pesantren yang dipimpinnya itu juga bekerja sama dengan Bapas Jateng, untuk mendidik anak-anak di bawah umur yang bermasalah.



(nag)
loading gif
Top