Dituduh Mencuri, Pria Ini Tewas Dianiaya 4 Sekuriti Ancol Taman Impian
Selasa, 01 Agustus 2023 - 12:48 WIB
loading...
Kanit Reskrim Polsek Pademangan AKP I Gede Gustiyana mengatakan, penganiayaan ini terjadi pada Sabtu (29/7/2023) siang sekitar pukul 12.30 WIB. Foto: SINDOnews/Yohannes Tobing
A
A
A
JAKARTA - Seorang pria bernama Hasanuddin (42) tewas usai dianiaya empat sekuriti Ancol Taman Impian , Pademangan, Jakarta Utara. Korban dianiaya keempat petugas keamanan lantaran dituduh mencuri barang milik pengunjung.
Kanit Reskrim Polsek Pademangan AKP I Gede Gustiyana mengatakan, penganiayaan ini terjadi pada Sabtu (29/7/2023) siang sekitar pukul 12.30 WIB. Saat itu korban dituduh mencuri di area Taman Lumba-Lumba.
Setelah diamanakan oleh empat petugas keamanan, yakni P (35), H (33), K (43), dan S (31), Hasanuddin selanjutnya dibawa ke belakang pos sekuriti Ancol. Di sana Hasanuddin diinterogasi oleh petugas sekuriti sambil menganiaya dengan tangan kosong dan benda tumpul.
Baca Juga: Keroyok Pengguna Narkoba hingga Tewas, 8 Polisi Dijerat Pasal Berlapis
"Dari interogasi tersebut terjadi lah tindak pidana ini. P melakukan pemukulan menggunakan tangan kosong, kemudian dilanjutkan melakukan pemukulan dengan potongan bambu sembari dia melakukan interogasi," kata Gustiyana, Selasa (1/8/2023).
Kanit Reskrim Polsek Pademangan AKP I Gede Gustiyana mengatakan, penganiayaan ini terjadi pada Sabtu (29/7/2023) siang sekitar pukul 12.30 WIB. Saat itu korban dituduh mencuri di area Taman Lumba-Lumba.
Setelah diamanakan oleh empat petugas keamanan, yakni P (35), H (33), K (43), dan S (31), Hasanuddin selanjutnya dibawa ke belakang pos sekuriti Ancol. Di sana Hasanuddin diinterogasi oleh petugas sekuriti sambil menganiaya dengan tangan kosong dan benda tumpul.
Baca Juga: Keroyok Pengguna Narkoba hingga Tewas, 8 Polisi Dijerat Pasal Berlapis
"Dari interogasi tersebut terjadi lah tindak pidana ini. P melakukan pemukulan menggunakan tangan kosong, kemudian dilanjutkan melakukan pemukulan dengan potongan bambu sembari dia melakukan interogasi," kata Gustiyana, Selasa (1/8/2023).
Lihat Juga :