Gardu Ganjar Gelar Lebak Berselawat, Rangkul Semua Elemen Masyarakat
Senin, 17 Juli 2023 - 15:35 WIB
loading...
Relawan Gardu Ganjar menggelar gebyar selawat bertajuk Lebak Berselawat di Gedung As-Sakinah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, Banten, Sabtu (15/7/2023) malam. Foto/Dok. SINDOnews
A
A
A
LEBAK - Relawan Gerakan Rakyat Desa untuk (Gardu) Ganjar menggelar gebyar selawat bertajuk Lebak Berselawat di Gedung As-Sakinah, Kabupaten Lebak. Kegiatan bertema Membumi, Menjuara ke Angkasa, Juara Atas Rahmat Allah yang Maha Esa tersebut dihadiri Wakil Bupati Lebak Ade Sumardi, Habib Ja’far Al Kaff, hingga ulama-kiai terkenal dan ribuan masyarakat Lebak.
“Lebak Berselawat ini adalah salah satu budaya Islami yang sudah terbangun sejak dulu. Hari ini kami mengingatkan lagi ingatan-ingatan itu,” kata Dewan Penasehat Gardu Ganjar Abah Elang Mangkubumi di Gedung As-Sakinah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, Banten, Sabtu (15/7/2023) malam.
Abah Elang mengatakan, Gardu Ganjar berupaya memberikan pencerahan kepada masyarakat melalui selawat yang dilantunkan bersama-sama. Dengan selawat, masyarakat dapat melangitkan doa-doa dan harapannya.
“Akhirnya bisa melepaskan beban apapun itu, berdoa bersama-sama, bermunajat kepada Allah agar mendapatkan rahmat dan keselamatan,” ujarnya.
Di sisi lain, Abah Elang menyebut kebudayaan Islami seperti gebyar selawat ini mesti dijaga dan dirawat dalam masyarakat. Hal itu dilakukan untuk memperkuat bangsa dan mewujudkan Indonesia Tangguh.
Selain itu, lanjut Abah Elang, Ganjar melalui banyak pidatonya kerap mengingatkan masyarakat tentang kepribadian dalam kebudayaan. Sehingga tagline Ganjar untuk Semua dapat diartikan juga sebagai persatuan Indonesia lewat budaya-budayanya.
“Kebetulan pesan dari Pak Ganjar adalah lebih memperkuat NKRI agar tetap berdaulat, salah satunya dengan menjaga budaya. Entah itu budaya agama, ataupun budaya lokal nusantara,” tandasnya.
“Lebak Berselawat ini adalah salah satu budaya Islami yang sudah terbangun sejak dulu. Hari ini kami mengingatkan lagi ingatan-ingatan itu,” kata Dewan Penasehat Gardu Ganjar Abah Elang Mangkubumi di Gedung As-Sakinah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, Banten, Sabtu (15/7/2023) malam.
Abah Elang mengatakan, Gardu Ganjar berupaya memberikan pencerahan kepada masyarakat melalui selawat yang dilantunkan bersama-sama. Dengan selawat, masyarakat dapat melangitkan doa-doa dan harapannya.
“Akhirnya bisa melepaskan beban apapun itu, berdoa bersama-sama, bermunajat kepada Allah agar mendapatkan rahmat dan keselamatan,” ujarnya.
Di sisi lain, Abah Elang menyebut kebudayaan Islami seperti gebyar selawat ini mesti dijaga dan dirawat dalam masyarakat. Hal itu dilakukan untuk memperkuat bangsa dan mewujudkan Indonesia Tangguh.
Selain itu, lanjut Abah Elang, Ganjar melalui banyak pidatonya kerap mengingatkan masyarakat tentang kepribadian dalam kebudayaan. Sehingga tagline Ganjar untuk Semua dapat diartikan juga sebagai persatuan Indonesia lewat budaya-budayanya.
“Kebetulan pesan dari Pak Ganjar adalah lebih memperkuat NKRI agar tetap berdaulat, salah satunya dengan menjaga budaya. Entah itu budaya agama, ataupun budaya lokal nusantara,” tandasnya.
Lihat Juga :