alexa snippet

Peringati Sumpah Pemuda, Mahasiswa dan Polisi Terlibat Bentrok

Peringati Sumpah Pemuda, Mahasiswa dan Polisi Terlibat Bentrok
Bentrok mahasiswa dan polisi di Bone. Foto:Waris/Koran SINDO
A+ A-
WATAMPONE - Peringatan Hari Sumpah Pemuda di Kota Watampone diwarnai bentrokan antara mahasiswa dan polisi. Aksi ini membuat Jalan Poros Kota menuju Pelabuhan Bajoe macet total.

Bentrokan bermula ketika ratusan mahasiswa dari Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Bone, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Bone dan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Bone berunjuk rasa di Mapolres Bone.

Andi Ridho, salah seorang mahasiswa mengatakan, kedatangannya ke Mapolres Bone hari ini untuk mendesak Kapolres Bone serius menangani kasus narkoba yang merusak generasi muda, khususnya kasus-kasus narkoba yang dilakoni oknum polisi.

"Kami mendesak Polres Bone untuk menuntaskan kasus narkoba yang merusak generasi muda, begitu juga dengan oknum polisi yang terlibat narkoba. Jika kemudian hari terdapat oknum polisi yang terlibat narkoba, kami minta Kapolres Bone mundur dari jabatannya," kata Andi Ridho, Jumat (28/10/2016).

Saat mahasiswa akan masuk di Mapolres Bone, terjadi saling dorong yang berujung saling pukul ke dua belah pihak. Tidak hanya itu, bentrokan yang terjadi hampir sejam tersebut diwarnai lemparan batu dari luar Mapolres Bone.

Mahasiswa yang kesal kemudian merusak gerbang Mapolres Bone. Lemparan batu ke arah polisi dibalas dengan tembakan gas air mata. Pada insiden ini, empat orang mahasiswa diamankan dan beberapa polisi terkena lemparan batu.

Bentrokan akhirnya mereda setelah perwakilan Mahasiswa bernegoisasi dengan Polres Bone dan meminta rekannya dibebaskan.

"Tolong jaga keadaan, situasi dan keamanan. Saya ini putra Bone dan begitu juga dengan para mahasiswa itu. Jangan sampai terpengaruh provokator, semua mahasiswa dibebaskan, tidak ada yang kami tahan," kata Wakapolres Bone Kompol Ismail Husain.



(san)
loading gif
Top