Viral Pertemuan LGBT se-ASEAN di Jakarta, Heru Budi: Kewenangannya Keamanan
Rabu, 12 Juli 2023 - 15:41 WIB
loading...
Pj Gubernur DKI Heru Budi enggan menanggapi jauh soal viralnya rencana pertemuan komunitas Lesbian Gay Biseksual dan Transgender (LGBT) se-ASEAN di Jakarta. Foto: MPI/ Widya Michella
A
A
A
JAKARTA - Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono enggan menanggapi jauh soal viralnya rencana pertemuan komunitas Lesbian Gay Biseksual dan Transgender ( LGBT ) se-ASEAN di Jakarta. Heru menegaskan hal itu bukan kewenangan Pemprov DKI.
"Kewenangannya siapa? Kewenangannya (pihak) keamanan lah," ujar Heru singkat kepada wartawan seusai Rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta, Rabu (12/7/2023).
Baca Juga: Viral Pertemuan Komunitas LGBT se-ASEAN di Jakarta, MUI Minta Pemerintah Melarang
Sebelumnya anggota DPRD DKI Jakarta Muhammad Taufik Zoelkifli meminta Pemprov DKI melarang dengan tegas acara itu. Sebab acara itu bertentangan dengan Pancasila, agama, dan budaya Indonesia.
"Untuk pertemuan LGBT meeting, saya minta Dinas Pariwisata melarang karena tidak sesuai dengan budaya kita Pancasila dan agama kita," ujar Taufik.
Ia tidak mempersoalkan banyak wisatawan asing berkunjung ke Jakarta. Namun para wisatawan itu harus tetap taat dengan aturan yang berlaku di Indonesia.
"Kita senang banyak wisata asing, tapi perlu ada filter. Kita punya budaya yang harus dihormati," tandasnya.
"Kewenangannya siapa? Kewenangannya (pihak) keamanan lah," ujar Heru singkat kepada wartawan seusai Rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta, Rabu (12/7/2023).
Baca Juga: Viral Pertemuan Komunitas LGBT se-ASEAN di Jakarta, MUI Minta Pemerintah Melarang
Sebelumnya anggota DPRD DKI Jakarta Muhammad Taufik Zoelkifli meminta Pemprov DKI melarang dengan tegas acara itu. Sebab acara itu bertentangan dengan Pancasila, agama, dan budaya Indonesia.
"Untuk pertemuan LGBT meeting, saya minta Dinas Pariwisata melarang karena tidak sesuai dengan budaya kita Pancasila dan agama kita," ujar Taufik.
Ia tidak mempersoalkan banyak wisatawan asing berkunjung ke Jakarta. Namun para wisatawan itu harus tetap taat dengan aturan yang berlaku di Indonesia.
"Kita senang banyak wisata asing, tapi perlu ada filter. Kita punya budaya yang harus dihormati," tandasnya.
Lihat Juga :