Kota Parepare Masuk Top 45 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik 2020
Senin, 27 Juli 2020 - 19:53 WIB
loading...
Wali Kota Parepare, HM Taufan Pawe. Foto: SINDOnews/Darwiaty Dalle
A
A
A
PAREPARE - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi telah menetapkan pemenang top 45 kompetisi inovasi pelayanan publik (KIPP) 2020.
Bersama 6 kota lainnya, Parepare berhasil lolos dalam proses seleksi yang dilakukan tim panel independen (TPI) KIPP terhadap top 99 inovasi yang diseleksi melalui tahap presentasi dan wawancara pada tanggal 29 Juni dan 16 Juli lalu.
Baca juga: Orang Tua Siswa Mengeluh, DPRD Parepare Panggil Kadisdik dan Kepsek
Dalam presentasi sebelumnya, Wali Kota Parepare, HM Taufan Pawe yang tampil di hadapan tim panel independen KIPP, mengulas inovasi pemkot Parepare dalam pemberdayaan masyarakat pesisir lewat 'Berdaya Srikandi oleh Srikandi'.
Di Parepare, kata Taufan, terdapat 22 kelurahan, yang 11 di antaranya merupakan daerah pesisir. Atas pertimbangan itulah, dilahirkan inovasi pemberdayaan perempuan atau srikandi, khususnya di wilayah pesisir.
"Di saat para suami melaut, srikandi pesisir tidak ada aktivitas dan tidak produktif, sehingga diberdayakanlah srikandi berlatarbelakang sarjana lokal untuk melatih keterampilan mereka agar mereka bisa produktif,” papar Taufan.
Dari ulasan-ulasan yang disajikan dalam presentasi inovasi pelayanan publik Berdaya Srikandi oleh Srikandi menuju top 45 nasional beberapa hari yang lalu, Taufan mendapat apresiasi dari panelis yang mayoritas bergelar profesor.
Bersama 6 kota lainnya, Parepare berhasil lolos dalam proses seleksi yang dilakukan tim panel independen (TPI) KIPP terhadap top 99 inovasi yang diseleksi melalui tahap presentasi dan wawancara pada tanggal 29 Juni dan 16 Juli lalu.
Baca juga: Orang Tua Siswa Mengeluh, DPRD Parepare Panggil Kadisdik dan Kepsek
Dalam presentasi sebelumnya, Wali Kota Parepare, HM Taufan Pawe yang tampil di hadapan tim panel independen KIPP, mengulas inovasi pemkot Parepare dalam pemberdayaan masyarakat pesisir lewat 'Berdaya Srikandi oleh Srikandi'.
Di Parepare, kata Taufan, terdapat 22 kelurahan, yang 11 di antaranya merupakan daerah pesisir. Atas pertimbangan itulah, dilahirkan inovasi pemberdayaan perempuan atau srikandi, khususnya di wilayah pesisir.
"Di saat para suami melaut, srikandi pesisir tidak ada aktivitas dan tidak produktif, sehingga diberdayakanlah srikandi berlatarbelakang sarjana lokal untuk melatih keterampilan mereka agar mereka bisa produktif,” papar Taufan.
Dari ulasan-ulasan yang disajikan dalam presentasi inovasi pelayanan publik Berdaya Srikandi oleh Srikandi menuju top 45 nasional beberapa hari yang lalu, Taufan mendapat apresiasi dari panelis yang mayoritas bergelar profesor.
Lihat Juga :