Cerita Warga Cluster Green Village Bekasi Rumahnya Dibelah Pagar Beton

Senin, 26 Juni 2023 - 21:48 WIB
loading...
Cerita Warga Cluster...
Akses jalan warga Cluster Green Village, Kelurahan Perwira, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi dipagar beton. Foto: MPI/Jonathan Simanjuntak
A A A
BEKASI - Nafrantilofa, warga atau pemilik rumah di Cluster Green Village, Kota Bekasi menceritakan rumahnya yang dibelah pagar beton . Sebagian rumahnya terancam hilang setelah pemilik lahan membangun tembok beton.

Pagar beton itu dibangun pemilik tanah sah usai mendapatkan hak eksekusi lantaran memenangkan sengketa lahan melawan pengembang perumahan tersebut.

Baca juga: Akses Warga Cluster Green Village Bekasi Dibeton, Diduga Pengembang Serobot Tanah

Dari 10 rumah terdampak, hanya rumahnya yang terbelah menjadi dua bagian lantaran berada di pojok jalan. “Saya pribadi minta jangan dirobohkan. Tadinya mungkin kalau sesuai pengadilan, rumah saya dirobohkan, tapi kan nggak bisa begitu juga karena saya masih menempati. Saya sempat cari bantuan mau bagaimana,” ujar Nafrantilofa di lokasi, Senin (26/6/2023).

Total luas rumah yang dimiliki Lofa saat perjanjian akad mencapai 79 meter persegi. Jika eksekusi dilakukan seluruhnya, maka sekitar 25 meter persegi bagian rumahnya akan hilang.

Beruntung, pemilik tanah sah atas nama Liem Sian Tjie masih memberikan keringanan. Pagar beton itu hingga kini hanya dibangun pada bagian halaman rumahnya. “Saya sudah minta keringanan hanya dibangun (pagar) di depan saja,” ucapnya.

Lofa juga sudah berkomunikasi dengan pihak bank karena rumahnya masih tahap kredit. Cicilan rumahnya baru berjalan 7 tahun dari 15 tahun. Dia pun harus membayar Rp5 juta setiap bulannya.

"Kalau dari pihak bank mereka mau memfasilitasi antara saya dengan developer. Kalau buat ganti kerugian mereka (bank) menolak," ujarnya.

Dia berharap kasus ini dapat diselesaikan secara tuntas. Dalam hal ini, pihak pengembang yang diduga menyerobot tanah orang lain untuk dijadikan permukiman diminta bertanggung jawab.

"Saat ini belum ada kepikiran pindah. Saya pengennya ada jalan keluar. Aktivitas terganggu pastinya karena akses jadi terhalang karena hampir setengah bangunan rumah," katanya.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Resmikan 1.151...
Prabowo Resmikan 1.151 Km Jalan Daerah: Jadi Urat Nadi Perekonomian Rakyat
SIG Hadirkan Beton Cepat...
SIG Hadirkan Beton Cepat Kering, Perbaikan Jalan Hanya Hitungan Jam
Buntut Tabrakan Kereta...
Buntut Tabrakan Kereta di Bekasi, Izin Taksi Green SM Terancam Dicabut
Rekomendasi
Raih Penghargaan Infobank,...
Raih Penghargaan Infobank, MNC Guna Usaha Indonesia Catat Kinerja Unggul Selama 10 Tahun Berturut-turut
Panda Bond Bakal Dinilai...
Panda Bond Bakal Dinilai Lembaga Rating China, Purbaya Tak Peduli Hasil S&P dan Moody's
Kemhan Beberkan Materi...
Kemhan Beberkan Materi Latihan Fisik Calon Manajer Kopdes: Baris-berbaris hingga Hormat Militer
Berita Terkini
Kunjungi Maliosewu,...
Kunjungi Maliosewu, Jokowi Jajan Es Teh Manis
Harapan Pramono Anung...
Harapan Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Warga Hidupnya Nyaman, Gampang, Bahagia, dan Mudah
Markas Judi Online Hayam...
Markas Judi Online Hayam Wuruk Mirip di Kamboja dan Myanmar
Diiringi Tanjidor, Pramono...
Diiringi Tanjidor, Pramono Anung dan Rano Karno Hadiri Malam Perayaan HUT ke-499 Jakarta
Bahas Kemajuan Desa...
Bahas Kemajuan Desa Nifasi Papua Tengah, Forum Diskusi Publik Digelar di Jaksel
Rotasi Polda Metro Jaya:...
Rotasi Polda Metro Jaya: Kapolres, Wakapolres, hingga Wadir Krimum
Infografis
Prabowo Bakal Ungsikan...
Prabowo Bakal Ungsikan 1.000 Warga Palestina ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved