Mengais Puing-puing, Warga Korban Kebakaran di Pademangan Malah Temukan Mayat Pria
Senin, 12 Juni 2023 - 19:04 WIB
loading...
Warga korban kebakaran di Pademangan, Jakarta Utara yang mengais puing-puing malah menemukan mayat tertimbun reruntuhan, Senin (12/6/2023). Foto: MPI/Yohannes Tobing
A
A
A
JAKARTA - Warga korban kebakaran di Pademangan , Jakarta Utara yang mengais puing-puing malah menemukan mayat tertimbun reruntuhan akibat kebakaran dahsyat pada Minggu (11/6/2023). Mayat itu berjenis kelamin pria dan belum diketahui identitasnya.
"Pertama kali ditemukan oleh warga dan pencari rongsokan kemudian lapor ke RT/RW dan pihak kepolisian. Terus polisi datang dan kasih tanda garis polisi untuk penyelidikan," kata Royani (34), warga Pademangan, Senin (12/6/2023).
Kanit Reskrim Polsek Pademangan Iptu I Gede Gustiyana mengatakan mayat ditemukan warga yang sedang bersih-bersih rumah yang terdampak kebakaran. Saat bersih-bersih, warga mencium aroma busuk.
Baca juga: Tabung Gas Meledak, Kebakaran Hebat Hanguskan Puluhan Rumah di Pademangan
"Kemudian, dicek ternyata ditemukan Mr X karena belum diketahui identitasnya. (Posisi) Mr X di bak mandi salah satu TKP kebakaran. Untuk tindak lanjut kami kirim ke RSCM untuk autopsi. Kami juga mencari informasi kepada masyarakat apabila ada keluarga yang hilang," ujar Gustiyana.
"Pertama kali ditemukan oleh warga dan pencari rongsokan kemudian lapor ke RT/RW dan pihak kepolisian. Terus polisi datang dan kasih tanda garis polisi untuk penyelidikan," kata Royani (34), warga Pademangan, Senin (12/6/2023).
Kanit Reskrim Polsek Pademangan Iptu I Gede Gustiyana mengatakan mayat ditemukan warga yang sedang bersih-bersih rumah yang terdampak kebakaran. Saat bersih-bersih, warga mencium aroma busuk.
Baca juga: Tabung Gas Meledak, Kebakaran Hebat Hanguskan Puluhan Rumah di Pademangan
"Kemudian, dicek ternyata ditemukan Mr X karena belum diketahui identitasnya. (Posisi) Mr X di bak mandi salah satu TKP kebakaran. Untuk tindak lanjut kami kirim ke RSCM untuk autopsi. Kami juga mencari informasi kepada masyarakat apabila ada keluarga yang hilang," ujar Gustiyana.
Lihat Juga :