Jaga Objek Vital Migas Pertamina Hulu Rokan, Polda Riau Tingkatkan Pengamanan
Kamis, 08 Juni 2023 - 11:35 WIB
loading...
Kapolda Riau, Irjen Pol Mohammad Iqbal bersama PT PHR menggelar Rapat Koordinasi Fungsi Security. Rapat digelar terkait pengamanan Obvitnas di Wilayah Kerja (WK) Blok Rokan, Riau. MPI/Banda
A
A
A
PEKANBARU - Kapolda Riau, Irjen Pol Mohammad Iqbal bersama PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) menggelar Rapat Koordinasi Fungsi Security. Rapat digelar terkait pengamanan Objek Vital Nasional (Obvitnas) di Wilayah Kerja (WK) Blok Rokan, Riau. Rapat juga untuk membahas pengangkatan pengamanan objek vital minyak dan gas.
Turut hadir dalam rapat, Irwasda Polda Riau, dan para pejabat utama Polda Riau serta para kapolres. "Kita ingin agar sinergitas dan kolaborasi antara PHR dan Polri bisa ditingkatkan lagi," imbuh Iqbal Rabu (7/6/2023)
Kapolda menegaskan, bahwa pihaknya akan melakukan kerja luar biasa dalam upaya menjaga keamanan produksi perusahaan migas yang menjadi tulang punggung energi nasional tersebut.
“Kami ingin memberikan kontribusi lebih kepada negara, terutama dalam menjaga objek vital nasional ini, terlebih PHR merupakan tulang punggung energi nasional, sehingga stabilitas keamanan jadi penting sekali, terutama dalam kegiatan ekspolorasi dan lainnya. Dinamika yang ada harus bisa kita tangani bersama,” kata Irjen Iqbal.
Dijelaskan, selama 2022 hingga Mei 2023, tercatat sebanyak 22 kali gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat yang terjadi di WK Blok Rokan.
“Di antaranya kasus pencurian kabel yang mana dampaknya luar biasa, ekspolorasi bisa terhenti dan sumbangan minyak yang menjadi sumbangan devisa jadi terganggu yang juga menyebabkan rakyat dan stabilitas keamanan jadi terganggu,” kata Irjen Iqbal.
Turut hadir dalam rapat, Irwasda Polda Riau, dan para pejabat utama Polda Riau serta para kapolres. "Kita ingin agar sinergitas dan kolaborasi antara PHR dan Polri bisa ditingkatkan lagi," imbuh Iqbal Rabu (7/6/2023)
Kapolda menegaskan, bahwa pihaknya akan melakukan kerja luar biasa dalam upaya menjaga keamanan produksi perusahaan migas yang menjadi tulang punggung energi nasional tersebut.
“Kami ingin memberikan kontribusi lebih kepada negara, terutama dalam menjaga objek vital nasional ini, terlebih PHR merupakan tulang punggung energi nasional, sehingga stabilitas keamanan jadi penting sekali, terutama dalam kegiatan ekspolorasi dan lainnya. Dinamika yang ada harus bisa kita tangani bersama,” kata Irjen Iqbal.
Dijelaskan, selama 2022 hingga Mei 2023, tercatat sebanyak 22 kali gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat yang terjadi di WK Blok Rokan.
“Di antaranya kasus pencurian kabel yang mana dampaknya luar biasa, ekspolorasi bisa terhenti dan sumbangan minyak yang menjadi sumbangan devisa jadi terganggu yang juga menyebabkan rakyat dan stabilitas keamanan jadi terganggu,” kata Irjen Iqbal.
Lihat Juga :