Tekan Aksi Tawuran di Jadetabek, Ini Strategi Kapolda Metro Jaya

Rabu, 31 Mei 2023 - 12:55 WIB
loading...
Tekan Aksi Tawuran di...
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto menyiapkan sejumlah strategi untuk menanggulangi aksi tawuran di wilayah hukum Jadetabek. Adapun alah satu cara yang akan dilakukan yakni dengan pendekatan dilogis.

Irjen Karyoto menyebutkan akan mengumpulkan para pelaku tawuran untuk diberikan materi wawasan kebangsaan. Nantinya, kegiatan ini dirinya akan menggandeng Kodam Jaya dan pemangku kepentingan lainnya.

“Kami akan kerja sama dengan Kodam dalam rangka pembinaan. Menyatukan mereka memberikan beberapa wawasan tentang kebangsaan kehidupan bermasyarakat yang harus mereka pahami,” kata Karyoto, Rabu (31/5/2023).

Baca juga: Ini Titik Rawan Balap Liar dan Tawuran Remaja di Jakarta Selatan

Karyoto menyebutkan hal itu seusai melakukan tatap muka dengan warga di Gang Mayong, Jakarta Timur. Ia menyebutkan dalam pertemuan itu adanya masukan dari masyarakat terutama terkait masalah tawuran.

“Orang-orang yang tawuran itu kalau bisa dikumpulkan. Kita tanya yang tahu tawuran itu kan orangtuanya yang di sini, bagus kalau mereka memberikan masukan itu,” tuturnya.

Dia mengibaratkan tawuran itu seperti embrio, kalau dibiarkan bisa menjadi besar dan menular kemana-mana. Padahal menurutnya hal itu bisa dicarikan solusi.

Baca juga: Waspada! Berikut Lokasi Rawan Aksi Preman di Jakarta

“Tidak berarti kita hanya datang menjaga terus pulang. Kita lebih proaktif dalam rangka pencegahan. Terima kasih kepada antusias masyarakat yang mencari solusi. Sangat terlihat mereka ingin merasakan daerahnya bukan hanya sekadar aman tapi nyaman," ujarnya.

Selain itu, Karyoto memberikan perhatian terhadap permukiman yang tumbuh di sekitar Gang Mayong. Karyoto menemukan satu rumah dihuni banyak orang.

”Rumahnya sempit. Sehingga mereka ada yang tidak bisa hidup secara normal. Artinya Kalau jam 9 harus tidur, dia tidak bisa tidur, harus bergantian. Ini jadi masalah bersama,” ujar dia.



Lebih lanjut, eks Deputi Penindakan KPK itu mengharapkan keterlibatan pemerintah daerah untuk menghadirkan program-program yang menyentuh langsung setiap persoalan warga.

”Mungkin bisa jadi solusi. Dan lebih penting apabila mereka pengangguran, dari pemda tadi nemberikan tawaran, pelatihan skill. Dengan skill itu dia bisa bekerja. Dengan pekerjaan itu dia bisa fokus pada masa depan,” tegasnya.
(ams)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MNC University Jadi...
MNC University Jadi Tuan Rumah EduTalk Youth Summit 2026, Bekali Ratusan Pelajar se-Jabodetabek
Libur Panjang Iduladha,...
Libur Panjang Iduladha, Kendaraan Keluar Jabotabek Melonjak 19%
11 Kapolda Lulusan Akpol...
11 Kapolda Lulusan Akpol 1994 Teman Satu Angkatan Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Asep Edi Suheri
Rekomendasi
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Mesir vs Iran: Misi...
Mesir vs Iran: Misi Bersejarah Tim Melli Berlanjut atau Berakhir?
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Berita Terkini
Aksi Mahasiswa Bagian...
Aksi Mahasiswa Bagian dari Kontrol Jalannya Pemerintahan
Tuntaskan Jaringan 8,1...
Tuntaskan Jaringan 8,1 Km, Kapal Perang TNI AL Angkut 100 Ton Pipa Air Bersih YTBN Menuju Adonara
Demo Ricuh di Grahadi...
Demo Ricuh di Grahadi Surabaya, Belasan Pendemo Diduga Provokator Ditangkap
Stafsus Menag Bertemu...
Stafsus Menag Bertemu Pengurus Rumah Doa Methodis Injili Jemaat Filadelfia Bandung
Sejak 2023, Kabel Udara...
Sejak 2023, Kabel Udara Sepanjang 11 Kilometer di Jakarta Barat Direlokasi
4 Pelaku Penyekapan...
4 Pelaku Penyekapan Karyawan Padel Langsung Ditahan
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved