Pemprov DKI Bentuk Satgas Terpadu Penanganan Gempa di Jakarta
Rabu, 31 Mei 2023 - 11:20 WIB
loading...
Pemprov DKI Jakarta resmi membentuk Satgas Terpadu Penilaian Gedung dan Nongedung untuk Pengurangan Risiko Bencana Gempa Bumi. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta resmi membentuk Satgas Terpadu Penilaian Gedung dan Nongedung untuk Pengurangan Risiko Bencana Gempa Bumi Provinsi DKI Jakarta. Satgas ini diharapkan siap siaga menangani bencana gempa di Ibu Kota.
”Mengurangi risiko gempa bumi untuk menjamin keberlangsungan usaha, meminimalisir korban jiwa, kerugian infrastruktur, gangguan aktivitas layanan masyarakat dalam mewujudkan Jakarta Kota Tangguh Bencana,” kata Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono, Rabu (31/5/2023).
Satgas Terpadu ini tidak hanya melakukan pemantauan, tetapi memberikan penilaian terhadap mitigasi bencana gedung-gedung tinggi yang ada di Jakarta, mulai dari struktur bangunan, jalur evakuasi bencana, sarana-prasarana penanganan kebakaran dan gempa bumi.
Baca juga: 15 Wilayah di Jakarta Berpotensi Terjadi Bencana Tanah Bergerak, Ini Daftarnya
Kemudian titik penyelamatan (rescue), hingga tangga darurat yang ada di gedung tersebut. Penilaian ini nantinya akan diintegrasikan ke dalam sebuah sistem yang dinamakan SIDUGATAMI (Sistem Gedung Tangguh Bencana Gempa Bumi).
”Mengurangi risiko gempa bumi untuk menjamin keberlangsungan usaha, meminimalisir korban jiwa, kerugian infrastruktur, gangguan aktivitas layanan masyarakat dalam mewujudkan Jakarta Kota Tangguh Bencana,” kata Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono, Rabu (31/5/2023).
Satgas Terpadu ini tidak hanya melakukan pemantauan, tetapi memberikan penilaian terhadap mitigasi bencana gedung-gedung tinggi yang ada di Jakarta, mulai dari struktur bangunan, jalur evakuasi bencana, sarana-prasarana penanganan kebakaran dan gempa bumi.
Baca juga: 15 Wilayah di Jakarta Berpotensi Terjadi Bencana Tanah Bergerak, Ini Daftarnya
Kemudian titik penyelamatan (rescue), hingga tangga darurat yang ada di gedung tersebut. Penilaian ini nantinya akan diintegrasikan ke dalam sebuah sistem yang dinamakan SIDUGATAMI (Sistem Gedung Tangguh Bencana Gempa Bumi).
Lihat Juga :