KSAD Jenderal Dudung Luncurkan Buku Gaya Kepemimpinan di UAD Yogyakarta

Senin, 22 Mei 2023 - 15:14 WIB
loading...
KSAD Jenderal Dudung...
KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman meluncurkan buku Gaya Kepemimpinan Strategis dan Green Human Resource Management Dalam Membangun Teamwork di UAD Yogyakarta. Foto/MPI/Erfan Erlin
A A A
YOGYAKARTA - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman meluncurkan buku 'Gaya Kepemimpinan Strategis dan Green Human Resource Management Dalam Membangun Teamwork'. Peluncuran buku ini dilakukan di Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta, Senin (23/5/2023).

Jenderal Dudung mengatakan, gaya kepemimpinan strategis ini tidak hanya berlaku di dunia militer, tetapi dapat juga diterapkan di dunia korporasi, bahkan birokrasi. Buku ini dapat dijadikan referensi bagi mahasiswa dan mahasiswi Universitas Muhammadiyah khususnya Fakultas Ekonomi Manajemen karena menggunakan metode Green Human Resource Management dalam menjalankan organisasi.

Baca juga: Viral! Siswa Pinjam Sepatu dan Copot saat Wisuda, Jenderal Dudung Tawari Masuk Bintara TNI AD

"Buku ini mengulas secara mendalam tentang gaya kepemimpinan strategis antara pemimpin dengan anak buah pada suatu kerja sama di dalam suatu organisasi," ujar Jenderal Dudung.

Buku ini juga merupakan bagian dari suatu proses pengabdian tiada henti terhadap bangsa dan negara sekaligus menjadi media dokumentasi atas pengalaman serta aktualisasi pengetahuan Jenderal Dudung selama menempuh Pendidikan doktoral pada program Doktor Ilmu Ekonomi Konsentrasi Strategic Management Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Trisakti pada 2022.

Selain itu, buku ini juga menjadi dokumentasi atas disertasi yang telah dia pertahankan dengan judul “Pengaruh Strategic Leadership Style dan Green Human Resource Management terhadap Management Performance Kodam Jaya yang Dimediasi oleh Teamwork Management.”

Jenderal Dudung mengatakan, munculnya gagasan untuk menyusun disertasi dengan tema kepemimpinan strategis ini tidak bisa dilepaskan dari kiprah dan pengalaman saya di dunia militer.

Baca juga: KSAD Dudung Dinilai Penerus Warisan Jenderal Soedirman

Atas pengalaman tersebut, dia menyadari betapa pentingnya gaya kepemimpinan dan manajemen sumber daya manusia untuk mendukung tujuan organisasi.

Sebagai pemimpin, Jenderal Dudung berusaha mengedepankan nilai-nilai “keterbukaan, kejujuran, kebersamaan, dengan landasan disiplin dan kehormatan, dalam bingkai kepasrahan aktif kepada petunjuk Allah Subhanahu Wa Ta’ala”.

Dalam menjalankan kepemimpinan, dia senantiasa diilhami ajaran luhur local wisdom yang terungkap dalam kata-kata “Cipta, Rasa, Karsa, Ing Ngarso Sung Tulodo, Ing Madyo Mangun Karso dan Tut Wuri Handayani”.

"Saya terapkan ajaran Ki Hajar Dewantara, serta menerapkan prophetic leadership yang bersumber ajaran Nabi Muhammad SAW dan Khulafaur Rasyidin yang terangkum dalam empat sifat yaitu siddiq, amanah, tabligh, dan fathanah," ungkapnya.

Selanjutnya, dalam memengaruhi dan mengajak orang lain, dilakukan dengan sikap dan hati yang tulus, kebersihan nurani yang dilandasi filosofi dasar “Memimpin adalah kewajiban, amanah, bukan hak."

Perpaduan kedua ajaran tersebut melahirkan gaya kepemimpinan “Green Human Resourse Management”, yaitu kepemimpinan yang mengayomi, memberikan keteduhan dan kesejukan dengan mengutamakan kedekatan dengan anggota.

Green Human Resource Management merupakan lingkungan yang kondusif, nyaman dan aman serta lingkungan yang mampu menciptakan energi bagi rekan dan anggota dalam mencapai tujuan organisasi.

Untuk membangun lingkungan yang kondusif membutuhkan gaya kepemimpinan strategis yaitu kemampuan seseorang untuk mengantisipasi, mempertahankan fleksibililitas.

"Berpikir secara strategis dan bekerja dengan orang lain untuk memulai perubahan yang akan menciptakan masa depan yang baik bagi organisasi," tambahnya.

Membangun Green Human Resource Management, maka seorang pemimpin harus membangun kapasitas dirinya sebagai pemimpin, yaitu pemimpin yang dihormati yang berani mengambil keputusan. Kalau keputusan itu benar itu bagus, kalau salah pun lebih bagus daripada tidak berani mengambil keputusan sama sekali.

Di samping itu, pemimpin yang diidolakan, idola karena memang kepiawaiannya, idola karena memang apa yang dilakukannya tidak memberikan contoh-contoh yang tidak baik. Sekecil apapun kebaikan yang kamu perbuat akan menjadi riak kebaikan yang tak berujung.

Selanjutnya, pemimpin yang dikagumi artinya kehadiran seorang pemimpin sangat dinanti-nantikan oleh anggotanya, sehingga apa yang terjadi kepada diri kita adalah gambaran apa yang kita lakukan dan perbuat kepada orang lain.

Di samping pemimpin yang dicintai yaitu memimpin dengan hati, lembut kepada anggota, rasa cinta dan kasih sayang. Untuk kepentingan bangsa dan negara tidak perlu dipikir tetapi langsung dilakukan. Dan pemimpin yang diidamkan di mana kehadirannya selalu dinanti, menjadi penyejuk dalam setiap situasi. Pemimpin yang mengakar karena dia sadar darimana dia berasal.

"Pemimpin yang diharapkan yaitu keberhasilan para pemimpin dalam menggerakan roda organisasi melalui keputusan yang diambil tidak terlepas dari sikap anggota atau bawahan terhadap keputusan tersebut. Libatkan eselon terdepan dalam setiap pengambilan keputusan," terangnya.,

Jenderal Dudung menegaskan buku tersebut ada korelasinya dengan Pemilu. Karena sebenarnya buku tersebut adalah murni gagasan dia berdasarkan pengalaman yang telah ia dapat selama ini.

"Tidak, tidak ada kaitannya dengan Pemilu," terangnya.

Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Natsir mengatakan apa yang disampaikan oleh Jenderal Dudung dalam buku ini yang mampu menghadirkan energi kebaikan yaitu tipologi kepemimpinan propertik.

Kepemimpinan propertik adalah kepemimpinan yang religius spiritual tetapi membangkitkan nilai-nilao positif bagi kehidupan.

Menurut Haerdar, buku tersebut sangat relevan dengan hasil Pemilu ke depan dan lebih khusus lagi dengan kepemimpinan strategis di mana Indonesia membutuhkan itu sekarang.

Di mana pemimpin harus mampu menerjemahkan seluruh visi dan misi kebangsaan tetapi lahir dari hati kejernihan berfikir yang buahnya kebaikan.

"Ini inspiratif sekali buat Indonesia, anak muda yang ada saat ini," pungkas Haedar Natsir.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KSAD Soroti Produksi...
KSAD Soroti Produksi Film Pesta Babi: Duitnya dari Mana?
Pengusaha Ini Bagikan...
Pengusaha Ini Bagikan Filosofi Kepemimpinan dalam Bukunya Keduanya
Pramono Sebut Modernisasi...
Pramono Sebut Modernisasi Halalbihalal Dilakukan oleh Muhammadiyah
Gubernur Pramono Ungkap...
Gubernur Pramono Ungkap Modernisasi Halal Bihalal oleh Muhammadiyah
Jemaah Salat Idulfitri...
Jemaah Salat Idulfitri di Muhammadiyah Menteng Membeludak ke Jalan, Polisi Terapkan Rekayasa Lalin
Muhammadiyah Resmikan...
Muhammadiyah Resmikan Tahap 3 SPPG di Medan
Buku Sang Arsitek Presisi...
Buku Sang Arsitek Presisi Polri Ulas Kepemimpinan Kapolri Listyo Sigit Prabowo
Kader Muhammadiyah Uji...
Kader Muhammadiyah Uji Penetapan Awal Bulan Hijriah oleh Menag ke MK
Buku Presiden Solusi...
Buku Presiden Solusi Catat 108 Kebijakan, Qodari: Prabowo Menyasar Akar Persoalan Bangsa
Rekomendasi
8 Pangkalan Militer...
8 Pangkalan Militer AS Diserang Iran, IRGC: Selat Hormuz Milik Kita
Bukan Perintah Menyerang,...
Bukan Perintah Menyerang, Ini Ayat Al-Quran yang Mengizinkan Perang
Sensasi Merayakan Cinta...
Sensasi Merayakan Cinta di Kapel Tebing Bali 70 Meter di Atas Samudera Hindia
Berita Terkini
Mahasiswa Gelar Solidarity...
Mahasiswa Gelar Solidarity Campaign di Area CFD Sudirman-MH Thamrin, Buka Percakapan dengan Rakyat
Cegah Stunting lewat...
Cegah Stunting lewat Program Genting, Menteri Wihaji Salurkan Bantuan RTLH di Sleman
Jelang Hari Bhayangkara...
Jelang Hari Bhayangkara Ke-80, Polda Riau Tuntaskan 110 Jembatan Merah Putih Presisi
Deteksi Bibit Siklon...
Deteksi Bibit Siklon Tropis 96W, BMKG Imbau Masyarakat Waspada Gelombang Tinggi
Dukung Generasi Alpha...
Dukung Generasi Alpha dan Beta, S-26 Gelar Event di Surabaya dan Jakarta
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Ribuan Warga Padati CFD Sudirman-Thamrin Saksikan Karnaval Budaya
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved