Kasan dan Susiana Berangkat Haji karena Rajin Nabung Recehan Hasil Jualan Tahu sejak 1983
Senin, 22 Mei 2023 - 14:23 WIB
loading...
Kasan dan Susiana, pasutri asal Lumajang berangkat haji tahun ini setelah gigih menabung selama puluhan tahun dari hasil berjualan tahu. Foto/ iNews TV/Yayan Nugroho
A
A
A
LUMAJANG - Keinginan kuat disertai usaha yang gigih menabung selama puluhan tahun dari hasil berjualan tahu membuat pasangan suami istri (pasutri) asal Lumajang, Jawa Timur ini bisa berangkat menunaikan ibadah haji tahun ini.
Rona bahagia terpancar dari wajah Kasan dan Susiana, warga Dusun Karang Cukup, Desa Kunir Kidul, Kecamatan Kunir Lumajang. Cita-cita keduanya terkabul setelah menabung puluhan tahun untuk biaya keberangkatan ibadah haji 2023.
Baca juga: Mengharukan! Tukang Parkir Ini Kumpulkan Recehan selama 38 Tahun untuk Naik Haji
Pasutri yang berprofesi sebagai penjual tahu ini akhirnya dapat berangkat melaksanakan ibadah haji tahun ini.
Perjuangan mereka untuk mendapatkan biaya naik haji memang tidak mudah. Sejak 1983, Kasan dan Susiana selalu menyisihkan hasil berjualan tahu mulai dari Rp1.000 hingga Rp5.000 setiap hari.
Setelah uang terkumpul cukup banyak, Kasan dan Susiana memberanikan diri untuk mendaftar haji pada 2011 lalu. sembari terus menabung untuk membayar biaya pelunasan haji.
Perjuangan dan penantian selama 12 tahun berbuah manis, Kasan dan Susiana akhirnya bisa berangkat melaksanakan ibadah haji tahun ini.
Rona bahagia terpancar dari wajah Kasan dan Susiana, warga Dusun Karang Cukup, Desa Kunir Kidul, Kecamatan Kunir Lumajang. Cita-cita keduanya terkabul setelah menabung puluhan tahun untuk biaya keberangkatan ibadah haji 2023.
Baca juga: Mengharukan! Tukang Parkir Ini Kumpulkan Recehan selama 38 Tahun untuk Naik Haji
Pasutri yang berprofesi sebagai penjual tahu ini akhirnya dapat berangkat melaksanakan ibadah haji tahun ini.
Perjuangan mereka untuk mendapatkan biaya naik haji memang tidak mudah. Sejak 1983, Kasan dan Susiana selalu menyisihkan hasil berjualan tahu mulai dari Rp1.000 hingga Rp5.000 setiap hari.
Setelah uang terkumpul cukup banyak, Kasan dan Susiana memberanikan diri untuk mendaftar haji pada 2011 lalu. sembari terus menabung untuk membayar biaya pelunasan haji.
Perjuangan dan penantian selama 12 tahun berbuah manis, Kasan dan Susiana akhirnya bisa berangkat melaksanakan ibadah haji tahun ini.
Lihat Juga :