alexa snippet

Polda Bahas Reklamasi Teluk Benoa dengan Puluhan Bendesa Adat

Polda Bahas Reklamasi Teluk Benoa dengan Puluhan Bendesa Adat
Polda Bali saat rapat membahas masalah demo mengenai reklamasi Teluk Benoa bersama Bendesa Adat.(Sukiswanti/Sindonews)
A+ A-
DENPASAR - Kapolda Bali menggelar pertemuan dengan puluhan Bendesa Adat Bali, dan pelaku pariwisata membahas reklamasi Teluk Benoa, Selasa (12/4/2016).

"Kepentingan saya mengundang sekalian dengan tujuan membicarakan terkait reklamasi. Tapi topik yang kita ambil bukan reklmasinya. Itu bukan domain saya tapi di sini kami akan membahas unjuk rasanya," kata Kapolda Bali Irjen Pol Sugeng Priyanto.

Berdasarkan data yang dimiliki Polda Bali hampir setiap hari Sabtu dan Minggu selalu ada masyarakat unjuk rasa, doa bersama yang mengerahkan massa mencapai puluhan ribu orang.

Dikatakan, adanya hal tersebut berimplikasi  kepada masyarakat,  dengan pengerahan massa yang besar ini, mengakibatkan kemacetan lalu lintas.

"Banyak masyarakat yang komplain kenapa unjuk rasanya pada hari libur. Mereka yang sedang piknik merasa terganggu karena lalu lintasnya macet," ujarnya.

Bahkan ada yang mengirim pesan lewat SMS meminta polisi untuk membubarkan unjuk rasa tersebut.

Di hari libur ini ada dua kepentingan disisi lain ada yang menyampaikan aspirasinya menolak reklamasi disisi lain juga ada masyarakat yang ingin menikmati liburan.

"Saya sebagai penanggung jawab kamtibmas di Bali ingin mencari solusi di jalan tengahnya," paparnya.

"Disini Polda Bali tidak ada kepentinganya dengan reklamasi. Silahkan mau reklamasi atau nggak. Tidak ada ruginya bagi kami. Tapi di sini terkait pariwisata banyak warga atau wisatawan yang menyatakan keberatan dengan adanya hal tersebut dilakukan pada hari minggu," pungkasnya.
(nag)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top