Antisipasi Kasus BSI, Pj Gubernur Heru Pastikan Bank DKI Aman dari Serangan Siber
Sabtu, 13 Mei 2023 - 06:47 WIB
loading...
Pj Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono.Foto/Dok/MPI
A
A
A
JAKARTA - Pj Gubernur DKI Jakarta , Heru Budi Hartono memastikan Bank DKI aman dari serangan siber ransomware seperti yang dialami Bank Syariah Indonesia (BSI) beberapa hari lalu. Bank DKI telah mengantisipasi serangan siber ke sistem layanan dengan command center atau layanan aduan yang baru saja diresmikan 11 April 2023 silam.
"Bank DKI memiliki command center antara lain yang bisa mengantisipasi itu (serangan dan gangguan layanan secara siber)," kata Heru kepada awak media di Learning Center Bank DKI, Petogogan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (12/5/2023).
Heru mengatakan, layanan command center tersedia di Gedung Bank DKI Suryopranoto, Gambir, Jakarta Pusat. "Tadi sudah lapor di lantai 8 Suryopranoto," jelasnya.
Baca: BSI Pastikan Tidak Ada Rush Money Saat Layanan Perbankan Terganggu
Sebelumnya, Direktur Utama PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BSI) Hery Gunardi menuturkan, seluruh layanan perbankan BSI sudah bisa diakses oleh nasabah, setelah sebelumnya mengalami gangguan sejak Senin lalu (8/5/2023).
Hery mengatakan layanan yang bisa diakses adalah layanan perbankan mobile maupun layanan cabang BSI di seluruh Indonesia sebanyak 2.500 cabang.
"Bank DKI memiliki command center antara lain yang bisa mengantisipasi itu (serangan dan gangguan layanan secara siber)," kata Heru kepada awak media di Learning Center Bank DKI, Petogogan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (12/5/2023).
Heru mengatakan, layanan command center tersedia di Gedung Bank DKI Suryopranoto, Gambir, Jakarta Pusat. "Tadi sudah lapor di lantai 8 Suryopranoto," jelasnya.
Baca: BSI Pastikan Tidak Ada Rush Money Saat Layanan Perbankan Terganggu
Sebelumnya, Direktur Utama PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BSI) Hery Gunardi menuturkan, seluruh layanan perbankan BSI sudah bisa diakses oleh nasabah, setelah sebelumnya mengalami gangguan sejak Senin lalu (8/5/2023).
Hery mengatakan layanan yang bisa diakses adalah layanan perbankan mobile maupun layanan cabang BSI di seluruh Indonesia sebanyak 2.500 cabang.
Lihat Juga :