alexametrics

Kantor Panwaslu Kaimana Diduga Dibakar Orang Tak Dikenal

loading...
Kantor Panwaslu Kaimana Diduga Dibakar Orang Tak Dikenal
Tampak kondisi kantor Panwaslu Kaimana yang diduga dibakar orang tak dikenal.(Thias Chia/iNews TV)
A+ A-
MANOKWARI - Kantor Panitia Pengawas Pemilu Kabupaten Kaimana, Provinsi Papua Barat, Kamis 24 Maret 2016 dini hari, terbakar. Kejadian ini baru diketahui Kamis pagi dan diduga sengaja dilakukan Orang Tak Dikenal (OTK).

Terbakarnya kantor yang terletak di Jalan Utarom Kampung Trikora, Kaimana ini, diduga kuat berhubungan dengan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati terpilih Kaimana Periode 2016-2021, Mathias Mairuma dan Ismail Sirfefa. Keduanya dilantik Gubernur Papua Barat, Abraham Atururi di Manokwari pada hari Kamis 17 Maret 2016lalu.

Ketua Panwaslu Kabupaten Kaimana Ibnu Masud, S.Sos, mendesak aparat kepolisian untuk mengusut dan segera menangkap pelaku.



Ia juga meminta polisi secepatnya bisa mengungkap motif pembakaran kantor tersebut. Pasalnya, ditemukan satu jerigen berisi 20 liter bensin di lokasi kejadian.

"Yang terbakar bagian ruang tamu dan plafon kantor. Kita menduga apinya padam sendiri dan beruntung tidak membakar semua bagian yang ada di kantor ini," jelasnya via ponsel, Jumat (25/3/2016).

Menurut Ibnu, pelaku diduga memecahkan kaca kantor bagian depan dan membuang bensin serta membakarnya. Hal ini dilihat dari kondisi beberapa kaca bagian depan kantor yang pecah akibat dirusak.

Dirinya meminta Kapolri segera memperhatikan kejadian ini, dengan memerintahkan Kapolres Kaimana, AKBP Moch Rudy Prasetyo, SIK, untuk mengungkap kasus tersebut. Selain itu, Panwas Kabupaten Kaimana juga sudah melaporkan hal ini ke Bawaslu RI di Jakarta.

Polres Kaimana hingga kini masih mengusut kejadian ini, terutama untuk mengungkap motif pembakaran kantor Panwaslu. Hingga saat ini, lokasi kantor tersebut masih dijaga ketat sejumlah personil Polres dan Brimob.
(nag)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak