AKBP Buddy Tewas Diduga Bunuh Diri, Keluarga: Ekonomi dan Gangguan Jiwa Nggak Mungkin
Sabtu, 29 April 2023 - 19:25 WIB
loading...
Jenazah Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Timur AKBP Buddy Alfrits Towoliudi berada di RS Polri Kramat Jati, Jatinegara, Sabtu (29/4/2023). Foto: MPI/Widya Michella
A
A
A
JAKARTA - Keluarga menyangkal Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Timur AKBP Buddy Alfrits Towoliu tewas diduga bunuh diri . Kematian korban ada kejanggalan dan perlu diselidiki lebih lanjut.
"Dari pihak keluarga kalau dibilang bunuh diri itu kami menolak, sangat menolak," kata Cyprus A, paman korban di RS Polri Kramat Jati, Jatinegara, Sabtu (29/4/2023).
Menurut dia, korban dalam kondisi keluarga yang sejahtera dan tidak memiliki gangguan jiwa. "Dari sisi itu kan tidak mungkin kalau masalah ekonomi. Kedua, kalau gangguan jiwa juga tidak mungkin," ujarnya.
Baca juga: Kasat Narkoba Jakarta Timur Tewas Tersambar Kereta Api Diduga Bunuh Diri
Cyprus menceritakan sebelum berpamitan ke Polres Metro Jakarta Timur, Buddy masih dalam kondisi sehat. Setibanya di ruang kerja, dia ditelepon oleh seseorang yang membuatnya tiba-tiba bergegas untuk meninggalkan ruangan.
"Dalam pembicaraan tadi pukul 09.00 WIB tahu-tahu ada orang menelepon. Setelah menelepon, beliau masih di ruangan dan tidak sampai satu jam setelah dia menelepon itu dia berangkat," ucapnya.
"Dari pihak keluarga kalau dibilang bunuh diri itu kami menolak, sangat menolak," kata Cyprus A, paman korban di RS Polri Kramat Jati, Jatinegara, Sabtu (29/4/2023).
Menurut dia, korban dalam kondisi keluarga yang sejahtera dan tidak memiliki gangguan jiwa. "Dari sisi itu kan tidak mungkin kalau masalah ekonomi. Kedua, kalau gangguan jiwa juga tidak mungkin," ujarnya.
Baca juga: Kasat Narkoba Jakarta Timur Tewas Tersambar Kereta Api Diduga Bunuh Diri
Cyprus menceritakan sebelum berpamitan ke Polres Metro Jakarta Timur, Buddy masih dalam kondisi sehat. Setibanya di ruang kerja, dia ditelepon oleh seseorang yang membuatnya tiba-tiba bergegas untuk meninggalkan ruangan.
"Dalam pembicaraan tadi pukul 09.00 WIB tahu-tahu ada orang menelepon. Setelah menelepon, beliau masih di ruangan dan tidak sampai satu jam setelah dia menelepon itu dia berangkat," ucapnya.
Lihat Juga :