Gayung Bersambut, Ditjen Perumahan Turun Assesment Rumah Terdampak Bencana

Selasa, 21 Juli 2020 - 09:55 WIB
loading...
Gayung Bersambut, Ditjen...
Kepala Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu (SNVT) Penyediaan Perumahan Provinsi Sulawesi Selatan, Bakhtiar bertemu dengan Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani. Foto : Istimewa
A A A
LUWU UTARA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Penyediaan Perumahan bergerak cepat melakukan assessment terhadap rumah-rumah warga yang terdampak banjir bandang di Kabupaten Luwu Utara.

“Kami masih mengumpulkan dokumentasi lapangan bersama Dinas PRKP2 Luwu Utara,” ungkap Kepala Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu (SNVT) Penyediaan Perumahan Provinsi Sulawesi Selatan, Bakhtiar. Baca : Waktu Pencarian Korban Banjir Bandang di Lutra Diperpanjang

Menurut dia, assesment sangat perlu dilakukan sebagai acuan dilakukannya pembangunan baru. Mengingat banyaknya rumah warga terdampak yang mengalami kerusakan berat akibat bencana banjir bandang. Bahkan ada yang sudah kehilangan tempat tinggal sama sekali. “Apabila memang sudah ada lokasinya untuk rumah khusus atau rumah susun atau hunian sementara, pasti akan kami upayakan,” jelas dia.

Sementara itu, Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani, mengatakan, Pemerintah Kabupaten Luwu Utara sangat siap untuk menyediakan lahan pembangunan baru. “Sudah 4 hari terakhir teman-teman dari Dinas PRKP2 turun ke lapangan mendata warga yang kehilangan tempat tinggal akibat banjir bandang,” ungkap Indah. Orang nomor satu di Luwu Utara ini akan segera menyerahkan data tersebut setelah rampung semua.

“Insyaallah, data tersebut secepatnya akan kami serahkan ke Ditjen Penyediaan Perumahan untuk segera ditindaklanjuti. Intinya, kami berterima kasih atas perhatian Ditjen Penyediaan Perumahan Kementrian PUPR terhadap Luwu Utara,” imbuhnya. Indah menambahkan, saat ini salah satu kekhawatiran warga adalah kebutuhan papannya. Baca Juga : Rumah Hunian Sementara Korban Banjir Lutra Akan Dibangun di 2 Lokasi

“Berbicara kebutuhan pangan, untuk beberapa waktu ke depan pemerintah daerah sanggup memenuhinya. Begitu pula dengan sandang yang perlahan bisa kita penuhi. Nah, selanjutnya adalah masalah papannya. Di sinilah dibutuhkan kehadiran teman-teman dari Ditjen Penyediaan Perumahan untuk mengatasi masalah papan ini,” jelas dia.

Untuk itu, Bupati perempuan pertama di Sulsel ini menegaskan agar dinas terkait dapat segera memastikan data yang betul-betul akurat agar warga terdampak bisa menikmati hidup layak meski tengah dalam pengungsian. “Kepada Dinas PRKP2 untuk segera memastikan pendataan betul-betul akurat dan tidak boleh ada kekurangan sedikit pun,” tandasnya. Baca Lagi : Rumah Hunian Sementara Korban Banjir Bandang Diharap Segera Rampung
(sri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kaposwil Safrizal: 480...
Kaposwil Safrizal: 480 Lokasi Terdampak Lumpur Banjir di Aceh Sudah Dibersihkan
Ratusan Keluarga Korban...
Ratusan Keluarga Korban Banjir Bandang di Aceh dan Sumut Terima Bantuan Pangan
Satgas Rehab-Rekon Aceh...
Satgas Rehab-Rekon Aceh Ajak Warga Bersihkan Daerah Bencana lewat Padat Karya Tunai
Mendagri: 38 Daerah...
Mendagri: 38 Daerah Bangkit dari Bencana Sumatera, 11 Wilayah Masih Butuh Perhatian
Bantu Korban Bencana...
Bantu Korban Bencana Sumatera, Tokio Marine Group Donasikan USD50.000 kepada PMI
Satgas PRR Serahkan...
Satgas PRR Serahkan Bantuan Presiden untuk Korban Bencana Hidrometeorologi di Pidie
25.000 Paket Se’i...
25.000 Paket Se’i Ayam Disalurkan untuk Warga Pascabanjir di Aceh
Mensesneg Pastikan Dalami...
Mensesneg Pastikan Dalami Dugaan Penebangan Hutan Picu Banjir di Guci Tegal
Banjir Bandang Tapanuli...
Banjir Bandang Tapanuli Tengah, Kayu Gelondongan Menumpuk di Sungai
Rekomendasi
Ekuador vs Jerman: Der...
Ekuador vs Jerman: Der Panzer Kejar Angka 12
Jokowi Bakal Hadir di...
Jokowi Bakal Hadir di Sidang Roy Suryo-Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Kalau 100% Terlalu Dini
Tanpa Kompensasi, Harga...
Tanpa Kompensasi, Harga Asli Pertamax Tembus Rp20.000 per Liter
Berita Terkini
Blok M Jadi Lokasi Awal...
Blok M Jadi Lokasi Awal Penerapan Kawasan Rendah Emisi Jakarta
Anggota DPD RI Desak...
Anggota DPD RI Desak Pemkab Bima Atasi Krisis Air Bersih di Desa Bajo
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
Padi Reborn hingga Mahalini...
Padi Reborn hingga Mahalini Bakal Hibur Warga pada Puncak HUT Jakarta
Gubernur Kaltim Resmikan...
Gubernur Kaltim Resmikan Pusat Layanan Jantung Modern di RSKD Balikpapan
Legislator PKB Minta...
Legislator PKB Minta Taufik Hidayat Dihukum Kebiri
Infografis
Jakarta Beri Diskon...
Jakarta Beri Diskon BPHTB 50 Persen bagi Pembeli Rumah Pertama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved