Fortuner Pemudik Nyelonong ke Jalur KA, Tes Urine Sopir Mengandung Zat Methamphetamine
Rabu, 19 April 2023 - 10:37 WIB
loading...
Sebuah minibus Toyota Fortuner B 1549 NCQ masuk ke dalam jalur rel kereta api (KA) di Sumpiuh, Banyumas, Jawa Tengah.Foto/ist
A
A
A
BANYUMAS - Sebuah minibus Toyota Fortuner B 1549 NCQ masuk ke dalam jalur rel kereta api (KA) di Sumpiuh, Banyumas, Jawa Tengah. Untungnya saat masuk ke jalur, tidak ada kereta melintas. Sehingga mobil hitam tersebut tidak tertabrak.
Mobil tersebut diketahui membawa pemudik dari Jambi dengan tujuan Purworejo. Sesampai di Sumpiuh, mobil malah masuk ke jalur KA. Manajer Humas PT KAI Daerrah Operasi (Daop) 5 Purwokerto Krisbiyantoro membenarkan peristiwa tersebut.
“Mobil itu tidak tertabrak KA, melainkan masuk ke jalur KA. Tetapi mengapa bisa masuk, itu belum diketahui,” ungkapnya.
Dari hasil pemeriksaan polisi, ditemukan kandungan zat Methamphetamine dan Amphetamine di tubuh pengemudi mobil Fortuner.
"Tadi kami sudah melakukan pemeriksaan terhadap pengemudi kendaraan yang masuk ke jalur rel di Sumpiuh. Hasil sementara yang terdapat dalam kandungan urine dari pengemudi tersebut mengandung Methamphetamine dan Amphetamine. untuk selanjutnya kami serahkan ke tim unit narkoba Polresta Banyumas untuk ditindaklanjuti," kata Kasi Dokkes Ipda dr. Nikko Aulia Rachman kepada wartawan, Rabu (19/4/2023).
Mobil tersebut diketahui membawa pemudik dari Jambi dengan tujuan Purworejo. Sesampai di Sumpiuh, mobil malah masuk ke jalur KA. Manajer Humas PT KAI Daerrah Operasi (Daop) 5 Purwokerto Krisbiyantoro membenarkan peristiwa tersebut.
“Mobil itu tidak tertabrak KA, melainkan masuk ke jalur KA. Tetapi mengapa bisa masuk, itu belum diketahui,” ungkapnya.
Dari hasil pemeriksaan polisi, ditemukan kandungan zat Methamphetamine dan Amphetamine di tubuh pengemudi mobil Fortuner.
"Tadi kami sudah melakukan pemeriksaan terhadap pengemudi kendaraan yang masuk ke jalur rel di Sumpiuh. Hasil sementara yang terdapat dalam kandungan urine dari pengemudi tersebut mengandung Methamphetamine dan Amphetamine. untuk selanjutnya kami serahkan ke tim unit narkoba Polresta Banyumas untuk ditindaklanjuti," kata Kasi Dokkes Ipda dr. Nikko Aulia Rachman kepada wartawan, Rabu (19/4/2023).
Lihat Juga :