Ini Alasan DKI Bongkar Jalur Pejalan Kaki dan Sepeda di Simpang Santa Jaksel
Senin, 17 April 2023 - 08:35 WIB
loading...
Dishub DKI membongkar jalur pejalan kaki dan sepeda di Jalan Wijaya I-Jalan Wolter Monginsidi-Jalan Suryo atau Simpang Santa, Jakarta Selatan. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Dinas Perhubungan DKI Jakarta buka suara terkait dirubahnya jalur pejalan kaki dan sepeda menjadi aspal untuk kendaraan di Jalan Wijaya I-Jalan Wolter Monginsidi-Jalan Suryo atau Simpang Santa, Jakarta Selatan.
Kadishub DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, pembongkaran ini sebagai bentuk mengurai kemacetan dan menambah kenyamanan warga yang melewati jalur tersebut.
“Penataan tersebut dilakukan agar distribusi kendaraan dapat berjalan lebih baik, seiring dengan semakin tingginya kemacetan,” kata Syafrin dalam keterangan resminya, Senin (17/4/2023).
Baca juga: Dear Pejalan Kaki, DKI Percantik Trotoar di Kebayoran Lama Utara
Dia menilai, mobilitas masyarakat diluar rumah meningkat menyusul dicabutnya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). DKI terus mengupayakan berbagai langkah cepat yang diiringi evaluasi, sehingga kebijakan bisa efektif dan tepat sasaran.
Syafrin menjelaskan, setelah melakukn kajian bersama Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, disepakati untuk membuka ruas jalan yang tidak dipakai untuk kendaraan melintas sebagai akses kendaraan.
Kemudian, Dinas Bina Marga DKI melakukan penyesuaian pada trotoar dengan melakukan pemasangan ramp yang menyesuaikan kemiringan trotoar disesuaikan dan diaspal, sehingga jalan tersebut dapat dilintasi kendaraan.
Kadishub DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, pembongkaran ini sebagai bentuk mengurai kemacetan dan menambah kenyamanan warga yang melewati jalur tersebut.
“Penataan tersebut dilakukan agar distribusi kendaraan dapat berjalan lebih baik, seiring dengan semakin tingginya kemacetan,” kata Syafrin dalam keterangan resminya, Senin (17/4/2023).
Baca juga: Dear Pejalan Kaki, DKI Percantik Trotoar di Kebayoran Lama Utara
Dia menilai, mobilitas masyarakat diluar rumah meningkat menyusul dicabutnya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). DKI terus mengupayakan berbagai langkah cepat yang diiringi evaluasi, sehingga kebijakan bisa efektif dan tepat sasaran.
Syafrin menjelaskan, setelah melakukn kajian bersama Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, disepakati untuk membuka ruas jalan yang tidak dipakai untuk kendaraan melintas sebagai akses kendaraan.
Kemudian, Dinas Bina Marga DKI melakukan penyesuaian pada trotoar dengan melakukan pemasangan ramp yang menyesuaikan kemiringan trotoar disesuaikan dan diaspal, sehingga jalan tersebut dapat dilintasi kendaraan.
Lihat Juga :