Heboh QRIS Palsu di Kotak Amal Masjid, Kemenag: Jangan Jadi Alasan Enggan Berinfak

Selasa, 11 April 2023 - 22:32 WIB
loading...
Heboh QRIS Palsu di...
Detik-detik saat pelaku menempelkan stiker QRIS palsu di kotak amal masjid kawasan Jakarta Selatan. Foto: Tangkapan Layar CCTV
A A A
JAKARTA - Kementerian Agama ( Kemenag ) turut menyoroti aksi pemalsuan barcode QRIS pada kotak amal sejumlah masjid di Jakarta. Aksi pelaku murni tindak pidana sehingga harus dihukum.

"Setiap tindak pemalsuan adalah pidana, itu harus ditindak. Penipuan, apalagi mengatasnamakan umat untuk kegiatan atas nama kumpulan zakat, kalau itu tindakan pidana ya harus dihukum," ujar Wakil Menteri Agama (Wamenag) Zainut Tauhid Sa'adi, saat ditemui wartawan di kantor BPKH, Jakarta Selatan, Selasa (11/4/2023).

Baca Juga: Ini 38 Titik Pemasangan QRIS Palsu Kotak Amal di Jakarta

Sementara Kasubdit Kemasjidan, Ditjen Bimas Islam, Kemenag, Akmal Salim Ruhana, menegaskan perbuatan pelaku merupakan tindak kriminal, penipuan, dan pencurian dana umat.

Meski demikian, Akmal mengimbau kepada jamaah masjid untuk tetap berinfak. Namun, perlu memastikan rekening tujuan yang tertera di aplikasi pemindai barcode adalah rekening masjid, bukan nama orang.

Baca Juga: Beraksi sejak 1 April 2023, Tersangka QRIS Palsu di Masjid Punya 3 Rekening Penampung

"Umat atau jemaah masjid perlu lebih cermat saat hendak berinfak melalui QRIS. Cek nama rekening tujuan. Tentu sama dengan nama masjid, bukan nama seseorang. Pastikan hal itu," tegasnya.

Menurut dia, kasus ini menjadi pelajaran bagi jamaah untuk lebih cermat, bukan dijadikan alasan untuk tidak berinfak di masjid. Ia juga berharap kasus ini dapat mendorong para pengurus masjid untuk terus meningkatkan penguasaan teknologi digital.

Baca Juga: Viral Pencurian QRIS Kotak Amal Masjid, BI Minta Masyarakat Jangan Kapok

"Kasus ini mudah-mudahan memberi pelajaran untuk kita lebih waspada dan melek teknologi, bukan menjadi alasan enggan berinfak di masjid. Digitalisasi keuangan masjid (dengan penggunaan QRIS) yang berfungsi untuk transparansi keuangan masjid perlu terus diupayakan," tutupnya.
(thm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lisa Mariana Diduga...
Lisa Mariana Diduga Tipu Klien Endorsement, Korban Mengaku Rugi Ratusan Juta
Kasus Hanania Travel:...
Kasus Hanania Travel: 16 Influencer Diperiksa, Rp110 Juta Uang Saku Disita Polisi
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
Rekomendasi
Pertamina Pangkas 31...
Pertamina Pangkas 31 Anak Usaha Sepanjang Semester I 2026
Perempuan Indonesia...
Perempuan Indonesia 27 Tahun Jadi Sopir Bus di Jepang: Bagaimana Ia Lolos Seleksi Ketat Tokyu Bus?
Chicco Jerikho dan Marsha...
Chicco Jerikho dan Marsha Aruan Ungkap Tantangan Beradu Akting di Sinetron Terlanjur Mencintaimu
Berita Terkini
BNN dan Bea Cukai Gagalkan...
BNN dan Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 3,37 Ton Kuncup Bunga Kanabis Asal Thailand
Pemprov Jatim Dukung...
Pemprov Jatim Dukung BYD Tech-Culture Fest 2026
Gen Z Berekspresi, 510...
Gen Z Berekspresi, 510 STUDIOS Bawa Tren Self-Photo ke Lampung Selatan
Penampakan Lamborghini...
Penampakan Lamborghini hingga Aset Mewah Tersangka Aseng yang Disita Kejagung
Pesawat AMA Dibakar...
Pesawat AMA Dibakar di Yahukimo, Kemenko Polkam Dorong Tindakan Tegas
HKTI Papua Dukung Agenda...
HKTI Papua Dukung Agenda Ketahanan Pangan Nasional dari Biak
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved