alexametrics

Sebulan Buron, Perenggut Tiga Nyawa Tewas Ditembak Aparat

loading...
Sebulan Buron, Perenggut Tiga Nyawa Tewas Ditembak Aparat
(ilustrasi.Sindonews)
A+ A-
SUNGGUMINASA - Charles alias Calle (40) tersangka kasus pembunuhan tiga orang dengan cara membakar rumah korbanya di Desa Batumalonro, Kecamatan Biringbulu Oktober 20154 lalu berhasil diringkus aparat.

Tersangka yang sudah masuk daftar pencarian orang (DPO) itu terpaksa dihadiahi timah panas di kaki kanan karena mencoba kabur. Meski polisi sempat membawanya ke rumah sakit usai penembakan, namun nyawa tersangka tak tertolong.

Penangkapan tersangka dilakukan anggota Resmob Polres Gowa di Kecamatan Wotu, Kabupaten Luwu Timur dibantu kepolisian setempat. Setelah melakukan aksi kejinya, Calle langsung melarikan diri dan sempat beberapa kali berpindah tempat selama lebih dari sebulan.



Terakhir posisi warga Kampung Bayang-Bayang, Desa Pa'paluang, Kecamatan Bangkala Barat, Jeneponto itu diketahui bersembunyi di Wotu. Tidak mau kembali kehilangan jejak, sejumlah anggota Resmob melalukan pengejaran dan berhasil meringkus tersangka.

Menurut Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Gow AKP Muh Yunus Saputra, penangkapan itu dilakukan saat Calle kembali berniat berpindah tempat ke Malili, Luwu Timur dengan mengendarai bus.

Saat anggota resmob menghentikan bus yang ditumpangi, Calle langsung melompat keluar dan sempat menghunuskan badik ke arah petugas kemudian lari ke arah kebun sawit.

"Yang bersangkutan lompat keluar dan menghunuskan badik ke arah petugas lalu lari ke arah kebun sawit, tim berusaha mengejar lalu diberi tembakan peringatan tiga kali, tidak dihiraukan maka ditembak ke arah kaki," jelas Yunus saat dikonfirmasi.

Setelah berhasil diringkus, Calle langsung dilarikan ke RS Bhayangkara, Makassar untuk mendapat penanganan medis. Namun karena pendarahan hebat yang dialami, tersangka tewas lantaran kehabisan darah.

Jenazah lemudian dijemput kerabat yakni Tajuddin Dg Ngalli dan Anwar Sibali kemudian dibawa ke rumah duka. Menurut Tajuddin Dg Ngalli, keluarga telah mengikhlaskan menerima dengan lapang dada dan berharap setelah kejadian ini kedua pihak bisa saling berdamai serta melupakan permasalahan yang dibuat Calle.

Sebelumnya pada 21 Oktober lalu, Calle membakar rumah warga diduga karena dendam. Akibat perbuatannya itu, tiga orang terpanggang dalam rumah yakni Sohoria Daeng Inga (55), Akwan bocah dan nenek 85 tahun Paku Daeng Lebo.
(nag)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak